Derby Setengah Hati?

Ditulis Oleh Oemar Ds     Jumat, 23 Maret 2012
( Dilihat Sebanyak 1344 Kali )



Tidak Banyak Yang Tahu Jika Rza Mustofa Dan Anggo Bakal Berduel Senin Esok
Tidak Banyak Yang Tahu Jika Rza Mustofa Dan Anggo Bakal Berduel Senin Esok

Wearemania.net - Tidak banyak yang tahu jika Senin (26/3) depan, di Gajayana bakal menjadi laga ketat pertandingan satu tim sekota antara Persema melawan Arema. Laga tersebut adalah laga tunda yang mana seharusnya pertandingan dilakukan pada Minggu 19 Februari lalu. Namun akibat adanya masalah dualisme di tubuh Arema IPL, laga itu ditunda.

Dengan paramater adalah piala yang berada di kantor Arema di Jl Kartanegara, bukan keputusan PSSI, maka sejatinya Arema IPL baru sekali bertemu dengan Persema, dalam laga ujicoba yang digelar di lapangan Kusuma Agrowisata Batu Persema berhasil menang dengan skor 2-1. Gol Persema dibuat oleh Tommy Pranata dan Emile Mbamba, yang semuanya adalah mantan punggawa Arema.

Sedangkan Arema lain, yang berlaga di Indonesia Super Liga, sudah bertemu dengan Persema sebanyak 12 kali dengan rekor 12 kemenangan untuk Arema. Kemenangan terakhir dibuat oleh Alamshah cs di Gajayana dengan menumbangkan sang pemilik Stadion dengan skor 3-1.

Di skuad IPL sekarang, hanya tersisa nama Roman dan Irfan yang pernah melakoni derby, sedangkan di Persema, masih ada nama Kamri, Kasan Soleh, Bima Sakti. Sehingga dipastikan, selain mereka adalah pertama dalam menjalani derby d'Malang.

Derby Setengah Hati.

Mental tinggi terus dibumbungkan oleh pelatih Persema Slave Radovski. Pelatih yang akrab dengan wartawan itu tidak ingin kalah, bahkan dia sudah beberapa kali mengintip anak buah Dejan ketika mereka bermain di Gajayana.

"Saya sudah menemukan pola dan strategi mereka, tinggal bagaimana mengaplikasikan pada tim kami, dan saya yakin bisa memenangkan pertandingan. Ini pertandingan bergengsi bagi kami" ujar dia. Persema nampaknya sadar, rekor 100% kalah yang diperoleh atas Arema harus segera diakhiri, dan mungkin menurut mereka saat ini waktunya sudah tepat.

Pemain, Persema sendiri masih punya masalah keuangan dengan masih belum cairnya bonus kemenangan di saku mereka. Tetapi untuk Senin besok mereka nampaknya bakal tetap maksimal, "Meski bonus belum cair, tidak ada kata untuk kalah melawan Arema karena ini adalah pertandingan penuh gengsi, dan saya ingin mengulangi kemenangan di laga ujicoba" ujar dia.

Bagimana dengan Arema?. Kondisi pemain pemain Arema dalam tahap kelelahan, mereka pada Rabu (17/3) masih melakoni laga melawan wakil Vietnam, Navibank Sai Gon. Hasilnya, Arema kalah dengan skor 3-1 melalui gol yang dicetak oleh mantan pemain Pelita Edison Fonseca.

Usai datang ke Malang kemarin, Kamis (22/3). Hari ini Arema meliburkan latihan bagi pemain-pemainnya, dan bakal berlatih lagi pada hari Sabtu (24/3). Dejan sendiri belum memberikan komentar apapun terkait dengan derby ini. Dia lebih banyak membela pasukannya yang kalah melawan Navibank, "Kami harus tetap bangga. Karena bukan karena kalah kelas dengan Navibank, tapi kami kalah karena memiliki pemain yang terbatas. Dan kondisinya juga tidak fit" kata dia dikutip dari Radar Malang.

Meski terkesan setengah hati, ada baiknya kita mencuplik ucapan Dejan ketika Arema bakal bertanding melawan Persema 19 Februari lalu sebelum akhrinya ditunda, "Kondisi Arema sekarang berubah. Peluang kami 50-50 untuk memenangkan pertandingan. Saya butuh waktu untuk melakukan pembenahan pada pemain Arema," Kata Dejan yang dikutip dari WartaMalang seminggu sebelum laga benar-benar ditunda.

Terasa aneh memang, karena biasanya derby Arema vs Persema selalu dipenuhi cerita-cerita semangat untuk saling mengalahkan, namun cerita tersebut justru banyak didapat dari pemain Persema yang ingin menang. Sementara pemain Arema lebih banyak diam, dan mereka mungkin saja punya tekad yang dipendam untuk membutikan kelayakan dia memakai nama Arema dan logo Arema di dada dengan mengalahkan Persema di Gajayana.

Ada tanggapan nawak?

(ODs/Wea)

Penulis Adalah Kontributor Wearemania.Net















Asa Arema U-21 untuk mendapatkan predikat runner-up terbaik untuk lolos ke babak delapan besar makin sulit usai kalah melawan Persik Kediri U-21. (Foto: Antara)

 


Login