Player Review 3: Kurnia Meiga Hermansyah

Ditulis Oleh Afdholud Dzikry     Senin, 16 Juli 2012
( Dilihat Sebanyak 2229 Kali )





Wearemania.net - Selama menunggu musim baru, redaksi WEAREMANIA bakal mereview pemain Arema musim ini, satu persatu pemain akan kami review. Tentu saja hasilnya sangat subjektif dari pandangan kami. Namun anda sebagai pembaca punya hak untuk ikut memberikan review di kolom komentar. Dan ini adalah review ketiga yaitu Kurnia Meiga

Tidak ada yang meragukan kualitas seorang Kurnia Meiga Hermansyah dalam menjaga pertahanan terakhir di bawah mistar gawang.


Jangan Lewatkan Review Kiper Yang Lain :


Bergabung bersama Arema sejak musim kompetisi 2009-2010, Meiga langsung memamerkan kualitasnya. Singo Edan dibawanya meraih gelar Indonesia Super League untuk pertama kalinya sejak era Galatama berubah menjadi kompetisi profesional.

Adalah Roberts Rene Albert yang mencium bakat besar pemain kelahiran 4 Mei 1990 tersebut. Menggantikan Markus Horison, Meiga berhasil menjawab tantangan dan menetatapkan namanya menjadi Goalkeeper Arema 1 alias penjaga gawang utama.

Musim ini cerita menarik ketika membela dua nama Arema di dua kompetisi yang berbeda menjadi bagian dari sejarah dalam karirnya. Sempat bergabung selama separuh musim di Arema yang berkompetisi di Indonesia Premier League. Meiga menghabiskan separuh musim berikutnya bersama Arema di kompetisi Indonesia Super League (ISL).

Kedatangannya pun membuat kakak kandungnya yang sebelumnya menjadi penjaga gawang utama rela merelakan tempat utamanya kepada sang adik, Kurnia Meiga.

Musim ini Meiga tampil dalam 15 kali pertandingan Arema, dengan 14 kali sebagai starter dan 1 kali masuk sebagai pemain pengganti serta mencatatkan 1312 menit bermain.

Momen Terbaik

Dituntut untuk meraih kemenangan pada laga demi menjaga asa lolos dari degradasi. Arema mendapat tantangan berat dengan keharusan mengalahkan tim peringkat 5 kala itu, Persiba Balikpapan.

The right man in the right place, mungkin itu sebutan yang pas untuk Kurnia Meiga yang tampil sebagai starter di laga ini. Terhitung 12 kali penyelamatan yang dilakukan oleh pemain jebolan Diklat Ragunan tersebut.

Hasilnya, Singo Edan mampu menerkan Beruang Madu dengan skor 3-1 dan kemenangan ini menjadi langkah penting dalam usaha Singo Edan lepas dari jeratan degradasi.

Penampilan apiknya memang sedikit ternoda dengan kebobolan di menit akhir oleh Esteban. Namu tidak sanggup menutup nilai dia selama 90 menit yang sangat bagus mementahkan peluang emas lawan

Momen Terburuk

Sulit mencari momen terburuk Meiga untuk musim ini. Meski baru dikontrak selama pertengahan musim ini, dia selalui konsisten dalam bermain. Tak heran polling Allstar menyertakan namanya dalam susunan skuat untuk melawan Sriwijaya

Kalaupun memaksakan penampilan buruk Meiga dibandingkan pertandingan yang dia lakukan. Redaksi WEAREMANIA menunjuk laga Persija Vs. Arema yang dilakukan di Solo menjadi penampilan buruk Meiga. Dia sendiri masuk di menit 38 untuk menggatikan Ahmad Kurniawan. Sepanjang babak, Arema jarang mendapatkan serangan. Dan hanya menerima serangan balik dari Persija.

Namun satu kesempatan emas yang didapat Pedro di menit 59 membuat Arema menderita kekalahan.

Kesimpulan

Meiga tampil bagus sepanjang musim dan WEAREMANIA memberikan poin 9 dari 10. Dan dia adalah pemain terbaik Arema musim ini. (Afd/Abi/Wea)












Greg Nwokolo melakukan salto usai dirinya mencetak gol kedua Arema melalui tendangan jarak jauh. (Foto: Abi Yazid)