Wearemania.net - 2 Minggu lagi pagelaran kompetisi antar klub Asia level dua yang dinamakan AFC Cup digelar. Namun masalah dualisme tim yang melanda di Arema yang ditunjuk oleh PSSI belum juga reda. Tentu kondisi ini sangat mengganggu karena bisa dilihat kesiapan infrastruktur untuk AFC Cup sejauh ini masih belum kelihatan
Dari jadwal yang dilansir oleh AFC, Arema bakal melakukan bentrok perdana melawan wakil Myanmar yaitu Ayeyawady United, secara kualitas jika kondisinya normal, Ayeyawady United bukanlah tim super semacam Jeonbuk Motors yang pernah mempermak Arema 4-0 sehingga tentu Arema lebih diunggulkan mengatasinya.
Karena secara teknis, wakil dari Myanmar itu sudah bertanding di kompetisinya yang hingga berita ini ditulis masih berada di peringkat 8 dari 7 pertandingan dengan poin 9. Akan tetapi penilaian non teknis bakal membuat wakil Myamar itu unggul karena kondisinya lebih kondusif dan lebih siap dari Arema.
Dualisme memang membingungkan semuanya, karena beberapa minggu lalu, ketika Dejan menggelar latihan di Gajayana, para pemain mendapatkan form pendaftaran untuk berlaga di AFC Cup. Dimana pendaftaran itu sendiri sudah ditutup pada 6 Februari 2012 lalu.
Uniknya dari sejumlah pemain yang tertera sebagai peserta untuk bermain di AFC Cup ternyata banyak yang mengundurkan diri di Arema dibawah manajemen Ancora dengan alasan merasa tidak nyaman dengan perlakukan manajemen Ancora dan menggelar latihan sendiri.
Masih belum cukup permasalahan tentang pemain, tempat bermain pun juga bermasalah. Homebase Arema di Gajayana juga sudah jelas masih belum memenuhi aspek-aspek yang disyaratkan oleh AFC. Dari situs the-afc.com bisa diperoleh regulasi minimal untuk bisa bermain di stadion yang dimiliki. Regulasi yang kurang di Gajayana adalah, papan skor digital, pembedaan VVIP dengan kursi bernomor, kamera CCTV, dan mixed zone (saat ini pintu masuk mixed zone masih campur dan belum dipetakan.
Sebagai perbandingan tentang kesiapan Arema, coba nawak bandingkan dengan tahun lalu di laga AFC Champions League tahun lalu
1. 19 Januari 2011 - Cerezo Osaka Mengirim Perwakilan Untuk Memantau Arema
2. 03 Februari 2011 - Tetapkan 4 kiper untuk berlaga di LCA
3. 09 Februari 2011 - Arema intip calon lawan via video - kerjasama Dengan suporter/Aremania
4. 12 Februari 2011 - Kanjuruhan direnovasi
5. 12 Februari 2011 - Pertengahan Februari - Mantapkan persiapan di LCA
6. 15 Februari 2011 - Pertengahan Februari - Harga tiket sudah ditentukan
7. 20 Februari 2011 - Adaptasi rumput
8. 23 Februari 2011 - 18 pemain sudah ditentukan untuk diboyong ke Jepang
9. 25 Februari 2011 - Adaptasi bola baru LCA
10. 27 Februari 2011 - Berangkat ke Osaka