Media Sosial Jadi Momok Tersendiri Bagi Arema

Reporter : Agung Prima
Gethuk tak bisa larang pemain untuk tidak main media sosial (C) DANI KW

Wearemania.net - Joko Susilo menyadari bahwa dewasa ini tekanan dari Aremania semakin besar lantaran tak cuma ada di tribun stadion kala timnya bertanding. Pelatih Arema FC ini menyebut, media sosial menjadi momok tersendiri bagi timnya di mana lebih banyak Aremania yang memberikan tekanan.

Dulu, pelatih yang akrab disapa Gethuk itu memandang Aremania cuma akan mereka temui dengan jumlah banyak di lapangan. Andai kalah pun, menurutnya mungkin cacian itu cuma dirasakan ketika berada di stadion saja.

"Kalau sekarang, setelah pertandingan ada saja yang menghujat lewat media sosial, kadang tidak hanya ketika kami kalah, bahkan ketika menang pun ada saja yang masih menghujat, begitu beratnya tekanan sekarang ini, dan itu bukan cuma ke pemain, tapi juga ke pelatih," ungkap Gethuk pada WEAREMANIA.

Sebagai proteksi terhadap pemainnya, pelatih 47 tahun itu meminta Dendi Santoso dkk tidak melihat media sosial, kecuali ketika tim menang saja. Namun demikian, Gethuk mengaku cuma bisa mengontrol, tanpa bisa mengekang pemainnya untuk tidak bermain media sosial.

"Yang bagus memang tidak usah main media sosial, tapi kami kan tidak bisa mengekang mereka, itu juga kebutuhan pemain berhubungan dengan keluarga atau teman melalui media sosial, hanya saja mereka harus lebih bijak menanggapi hujatan melalui media sosial," pungkas pelatih berlabel A AFC tersebut.

 

Ikuti WEAREMANIA di Instagram dan Channel Youtube untuk mengikuti update tim Arema FC paling lengkap, cepat dan terpercaya!

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2018 - Stadion Kanjuruhan - 27/4 - 15.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

2 - 2
Liga 1 2018 - Stadion Ratu Pamelingan - 21/4 - 15.30 WIB
Hasil Selengkapnya