Pertandingan Melawan Persijap Tetap Dilaksanakan

Ditulis Oleh Oemar Ds     Kamis, 23 Februari 2012
( Dilihat Sebanyak 461 Kali )



Tim Dejan, Faris Bagus Dinata Menang Ujicoba Melawan Malang Post Kemarin
Tim Dejan, Faris Bagus Dinata Menang Ujicoba Melawan Malang Post Kemarin

Wearemania.net - Konflik Arema untuk kompetisi Indonesian Premier League masih belum menemukan titik terang. Namun operator kompetisi yang dianggap resmi oleh PSSI yaitu PT LPIS (Liga Prima Sportindo) tidak akan melakukan perubahan apapun terkait dengan jadwal lanjutan dari Arema vs Persijap yang rencananya bakal dihelat pada Minggu (26/2).

Head of First Competition PT LPIS Hendriyana mengatakan kedua tim sudah bersedia untuk main. "Sampai saat ini belum ada jadwal pertandingan yang diubah, sehingga laga Arema vs Persijap sudah seperti yang dijadwalkan. Kedua tim bahkan sudah menyampaikan kesediaannya untuk bermain" Kata Hendriyana.

Menurut Hendriyana, tim panpel Arema dari Jalan Jakarta 48 Kota Malang yang diketuai oleh Junus Lakburawal telah mengirim surat kesediaan menjamu Laskar Kalinyamat. Sedangkan dari pihak tamu juga telah menyatakan kesediaanya untuk datang ke Malang.

Namun, Hendriyana tak menampik masih adanya dualisme di tubuh Arema sampai kini. Hendriyana hanya dapat berharap konflik intern Arema segera berakhir sebelum technical meeting kedua tim, Sabtu (25/2), yang menjadi persyaratan dilaksanakannya pertandingan tersebut. Karena, PSSI ataupun LPIS tidak akan ikut campur urusan intern Arema.

Tentang hukuman gagal terlaksananya pertandingan Arema vs Bontang, Arema vs Persema beberapa pekan lalu, Hendriyana enggan berkomentar. Yang jelas sekarang PT LPIS tetap berkonsentrasi kepada terlaksananya laga Arema berikutnya. "Saya tidak mau berandai-andai tentang kemungkinan itu (gagal lagi red) terjadi. Namun pada intinya sampai saat ini belum ada pengajuan surat dari kedua tim untuk memundurkan jadwal pertandingan," ujarnya.

Seperti diketahui, Walikota Malang yang sekaligus penanggungjawab Arema M.Nur, Peni Suparto, tetap tidak akan mengijinkan pemakaian Stadion Gajayana jika masih ada dua kubu di tubuh Arema. Alasannya, hal itu akan berdampak pada situasi dan kondisi di Kota Malang yang tidak kondusif yang berakibat larinya para investor dari Malang.

Meski demikian Peni Suparto yang melindungi pemain Arema di bawah asuhan Milomir Selsija tetap yakin tim yang dihuni oleh Along cs itu akan melawan Persijap Jepara. Karena itu, ia meminta para pemain yang bergabung dengan Antonic Dejan untuk segera bergabung dengan pemain Arema Milomir Selsija.

"Sudahlah jangan rusak Kota Malang. Biarkan orang-orang Malang sendiri yang mengurusi Arema. Karena, kegagalan manajemen Arema saat ini disebabkan oleh kepengurusan yang dari luar Malang itu tidak mengetahui karakter orang Malang," katanya.

Tidak kalah dengan gertakan Peni Suparto, Arema yang berkantor di Jalan Jakarta 48 kota Malang juga terus menggelar latihan untuk menghadapi Persijap. Tim asuhan Antonic Dejan telah menyelesaikan TC di Surabaya dan menggelar uji coba dengan tim lokal sebelum melawan Persijap. Bahkan, manajemen yang dipimpin oleh Lucky Acub Zaenal itu telah merekrut sejumlah pemain baru untuk memperkuat Arema ditransfer window kali ini.

"Kita hanya berharap semua persoalan di Arema segera berakhir. Karena kita tidak ingin Arema gagal bertanding lagi," kata Noor Ramadhan,Media Officer Arema seperti yang dilansir dari Warta Malang.

Namun, Nunun tidak dapat memberikan kepastian waktu berakhirnya konflik di tubuh Arema. Begitu juga dengan pemakaian Stadion Gajayana saat menjamu Persijap Jepara. Meski, santer terdengar Stadion Wilis ataupun stadion Kanjuruhan, dapat menjadi alternatif bagi Arema untuk menggelar pertandingan melawan Persijap Jepara. (ODs/Wearemania/WM)









Bustomi dan Joko Susilo terlihat saling bercengkrama usai bertanding. Tidak jelas apa yang dibicarakan yang penting foto dulu (Foto: Abi Yazid)