Arema Hajar Metro FC 7-1

Reporter : Abi Yazid
Dendi Santoso Punya Kecepatan Yang Merepotkan Bek Metro FC

Wearemania.net - Skuad Arema Indonesia semakin intensif mempersiapkan diri jelang laga melawan Pelita Jaya, waktu libur yang lama digunakan untuk mengasah kemampuan fisik, teknik hingga strategi dalam bermain.

Kali ini, Arema melakukan ujicoba melawan Persekam Metro FC, melawan tim yang notabenenya ada dibawah level Arema tetap tampil serius meski sebagian besar mereka berada di dalam kondisi capek usai melakoni latihan fisik yang berat selama beberapa hari terakhir ini.

Dalam pertandingan yang berdurasi 3x30 menit itu, Joko coba memaksimalkan seluruh pemain yang ada diskuadnya. Selama 3 babak itu Joko mencoba 3 formasi yang berbeda-beda.

Di 30 menit babak pertama arema memainkan formasi 3-5-2, dengan susunan Meiga (gk), Charis, Seme, Kery, Munhar, Sujarwoko, FAS, Kim, Arif, Boy jati, Agung Suprayogi. Bertanding dengan formasi yang biasa digunakan di ISL, Arema nampak kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan duet FAS dan Arif sering terlibat kalah duel melawan pemain Metro. Gol sendiri baru diciptakan ketika pertandingan kurang dari 5 menit lewat Agung Suprayogi.

Di 30 menit babak kedua, 11 pemain dipasang dengan formasi 4-2-3-1 dengan Meiga ; Charis, Seme, Nurul, Khusnul ; Hendro, FAS; Arif (Firmansyah), Dendi, Barata ; Agung (Marcio). Dibandingkan babak pertama, formasi di babak kedua ini terbilang yahud. Dendi di kanan kemudian Arif di kiri berhasil melakukan kombinasi untuk membantu Barata yang menjadi second striker. Sementara itu, kinerja Hendro dan FAS sebagai dinamo tampil dengan mobilitas dan kecepatan tinggi.

Hasilnya 3 gol tambahan yang masing-masing dibuat oleh Dendi, Barata, dan Firmansyah merupakan bukti nyata ampuhnya formasi modern itu.

Sayang keciamikan para pemain untuk menyerang tidak diimbangi oleh Agung Suprayogi, beberapa kali peluang emas dari dia tidak bisa diselesaikan dengan baik meskipun dia mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol.

Di 30 menit babak ketiga Arema menurunkan Formasi menyerang 4-3-3 dengan pemain Beny ; Hesketh, Ibo, Nurul, Yuli ; Catur, Hendro ; Barata, Firmansyah, Dendi dan Boy Jati. Perbedaan formasi ini dengan di babak kedua adalah peran Barata yang lebih turun kebelakang, sedangkan Dendi dan Firmansyah lebih naik kedepan.

Barata ternyata mampu turun untuk menjadi penghubung bola dari tengah ke depan. Dibantu Hendro dan Catur, mereka mampu berkombinasi untuk melakukan serangan ke samping kiri dan kanan. Di dua sisi Arema itu, sudah menunggu Firmansyah dan Dendi Santoso. Bahkan kedua pemain itu mampu mencetak gol lewat akselerasinya. Satu gol lagi dibuat oleh Andre Barata melalui tendangan untuk melengkapi kemenangan Arema dengan skor 7-1. Satu gol dari Persekam juga terjadi di 30 menit babak ketiga melalui Setyo Adi Prastowo

Sementara itu untuk Boy Jati, dia belum bisa dikategorikan bermain bagus, karena beberapa kali sempat salah posisi dan bingung ketika mendapatkan bola.

Hasil kemenangan ini tentu tidak bisa dijadikan patokan. Joko Susilo sebagai coach berpendapat jika kemampuan anak buahnya tidak bisa dinilai di pertandingan ini. "Pemain dalam kondisi capek sehabis latihan fisik, tidak bisa melihat kemampuan pemain. Namun saya suka kepada para pemain yang telah menunjukkan kerja keras" (Abi/Wearemania)

Loading...

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2019 - Stadion Ratu Pamelingan - 20/7 - 18.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

4 - 1
Liga 1 2019 - Stadion Kanjuruhan - 16/7 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya