Peni Mundur Dari Pengelolaan Arema IPL

Reporter : Oemar Ds
Peni Suparto Ketika Melakukan Pertemuan Dengan Wartawan Di Rumah Makan Batavia Resto

Wearemania.net - Peni Suparto, Wali Kota Malang, tadi siang memberikan pernyataan yang mengejutkan. Sebab dia akhirnya memutuskan keluar dari kubangan lumpur konflik Arema IPL, atau bahasa tulisnya menarik diri dari konflik untuk pengelolaan Arema. Alasannya, PSSI sudah membuat keputusan dan tentu keputusan PSSI yang memutuskan Arema dikelola oleh Ancora yang berkantor di jalan Jakarta

Menurut Peni apa yang dilakukannya tentu bakal berdampak buruk bagi Arema jika berhasil di take over karena menurutnya PSSI tidak akan mengakuinya, "Kami sebenarnya punya harapan dan cita-cita untuk membuat Arema menjadi macan Asia, tapi jika PSSI sudah mengakui mereka, buat apa saya melakukan take over itu" Kata Peni.

Menurut Peni, PSSI yang dibantu oleh LPIS terlalu berpihak kepada Ancora, karena itu sejumlah donatur dan sponsor yang bakal mengelola Arema menjadi lebih baik mundur satu persatu. Tentu ini sangat disayangkan padahal dirinya punya keyakinan tim yang dilatih Milo punya kapabiltas untuk jadi tim hebat.

Sebelumnya, Peni menjelaskan dirinya berjuang agar Arema bisa dikelolanya ternyata banyak hambatan dan rintangan yang cukup terjal. "Akhirnya kita serahkan ke PSSI. Tegas saya katakan, bahwa saya sebenarnya tak punya niatan akan kelola Arema. Tapi karena didorong Aremania," lanjut Peni.

Karena desakan dari Aremania yang berdemo menginginkan Ancora hengkang dari Malang inilah yang membuat hati Peni ikut tergerak untuk menyelamatkan Arema. Selain itu Aremania juga tak ingin Noh Alam Shah alias Along dan kawan-kawan, serta pelatih Milomir Seslija, keluar dari Arema. "Karena mereka pemain dan pelatih cukup bagus," katanya.

"Saat ini seperti apa persiapan Arema di AFC Cup juga belum kelihatan, padahal pertandingan itu membawa nama Arema di dunia Internasional" Kata Peni.

Peni sendiri sebenarnya juga tidak terlalu kecewa dengan gagalnya take over ini. "Saya tidak kecewa namun kasihan kepada Arema, setelah diambil oleh PSSI. Selain saya mundur dari pengelolaan karena teman-teman investor dari Jakarta juga meminta saya untuk cooling down sejenak, dan saya ingin lihat dulu perkembangan Arema ke depannya. Jika masih kalahan dan Aremania masih menginginkan saya untuk take over. Mungkin saya akan pertimbangkan lagi. Karena, intinya, saya hanya ingin Arema tetap berjaya dengan siapapun pengelolanya, pungkasnya.

Tentang nasib Along cs dan Milo, Peni menjawab tidak tahu menahu kondisinya. "Saya tidak tahu kondisi mereka. Saya bukan tak bertanggungjawab, tapi sudah tak bisa lagi untuk memperjuangkan mereka kembali lagi di Arema," jawabnya.

Sejumlah pemain memang satu persatu hengkang ke klub lain. Para pemain itu mengaku kecewa dengan gaya kepemimpinan Fanda Soesilo, mereka merasa tidak nyaman untuk bermain di tim Singo Edan IPL itu. (ODs/Wearemania)

Loading...

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2019 - Stadion Ratu Pamelingan - 20/7 - 18.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

4 - 1
Liga 1 2019 - Stadion Kanjuruhan - 16/7 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya