Arema FC Tanggung Biaya Pengobatan Korban Tragedi 15 April

Reporter : Agung Prima
Penanganan salah satu korban di Stadion Kanjuruhan (C) WEAREMANIA

Wearemania.net - Korban tragedi 16 April dalam laga Arema FC vs Persib Bandung di pekan keempat Liga 1 2018 yang terdata sudah mencapai angka 214. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, manajemen Arema FC pun bersedia menanggung biaya pengobatan mereka hingga sembuh.

Selain mendirikan posko pengaduan korban bagi Aremania di kantor klub Jalan Mayjend Panjaitan No. 42, Kota Malang, dan Stadion Kanjuruhan Kepanjen, manajemen Arema juga jemput bola mendatangi beberapa titik rumah sakit di mana Aremania dirawat, Senin (16/4) pagi. Bahkan, pembina klub, Agus Soerjanto sendiri yang memimpin kunjungan tersebut.

Manajemen klub berkunjung ke RS Wava Husada, RSUD Kanjuruhan, RS Hasta Husada, RS Teja Husada, RS Ben Mari, Puskesmas Gondanglegi. Kebanyakan, korban yang mengalami sesak napas, pusing, gangguan di kulit, karena diduga terkena gas air mata sudah diperbolehkan pulang.

"Semua biaya pengobatan korban insiden ini ditanggung oleh manajemen Arema, baik korban yang rawat jalan atau rawat inap, jadi misal ada yang sudah membayar sendiri, bisa datang ke kantor Arema untuk mengklaim dengan membawa bukti-bukti pembayaran serta fotocopy KTP atas nama korban," kata Media Officer Arema, Sudarmaji pada WEAREMANIA.

Sebelumnya, sebuah insiden kericuhan suporter terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang pada laga Arema FC vs Persib Bandung di pekan keempat Liga 1 2018, Minggu (15/4/2018) malam. Aremania masuk ke lapangan di menit 92, yang kemudian memancing aparat menembakkan gas air mata ke arah tribun ekonomi sebelah selatan VIP, sehingga banyak Aremania yang berjatuhan menjadi korban.

Kunjungan ke Aremania yang menjadi korban akan terus dilakukan hingga korban benar-benar pulih. Termasuk nanti jika ada data korban yang dilaporkan di posko pengaduan yang dibuka di dua tempat tersebut.

"Korban-korban ini akan terus kami kawal hingga sembuh, untuk yang masih sekolah pun akan kami berikan surat pernyataan dan izin dokter untuk rawat inap, sekali lagi ini bukan pencitraan, tapi merupakan perhatian kami pada urusan kemanusiaan," pungkasnya.

Berikut daftar korban Aremania yang rawat inap.

RS Wava Husada (merawat 43 pasien rawat jalan):
1. Hafidzah Ikbal, Tulungagung (ada benjolan di kepala, dan sempat pingsan)
2. Sulastri, Kromengan (luka di wajah)
3. Nur Fatimatul Zahro, Turen (operasi paha kiri)
4. M Dimas Arifin, Arjowinangun (terkilir)

RSUD Kanjuruhan (ratusan pasien rawat jalan):
1. Leonardo, Sawojajar (luka di tangan)
2. Noval, Tulungagung (dugaan gegar otak, dirujuk ke RSSA)

RS Hasta Husada (merawat 17 pasien):
1. Indahna Dian Prianti, Pakis (sesak, nyeri di dada)

RS Ben Mari (merawat 12 pasien):
Tidak ada yang opname

RS Teja Husada (merawat 8 pasien)
Tidak ada yang opname

 

Ikuti WEAREMANIA di Instagram dan Channel Youtube untuk mengikuti update tim Arema FC paling lengkap, cepat dan terpercaya!

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2018 - Stadion Ratu Pamelingan - 21/4 - 15.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

2 - 2
Liga 1 2018 - Stadion Kanjuruhan - 15/4 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya