Tim Gabungan Legenda Arema dan Persebaya Buka Laga Final

Reporter : Agung Prima
Selebrasi gol (C) AREMAFC

Wearemania.net - Laga leg kedua Babak Final Piala Presiden 2019 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (12/4/2019) malam terasa semakin spesial dengan dihadiri legenda hidup atau mantan pemain kedua tim. Keduanya bergabung menjadi satu tim dan bertanding melawan siswa-siswa Akademi Arema dalam laga eksebisi.

Sebelum laga ini, beberapa artis ternama dari ibukota yang sengaja didatangkan sudah memanaskan suasana. Sebut saja penyanyi dangsut seperti Trio Macan, Tasya Rosmala, Dewi Persik, dan band rock Kotak.

Usai acara hiburan musik, giliran tiga legenda Arema, seperti Hendro Kartiko, Dony Suherman, dan Miftahul Huda memasuki lapangan. Ketiganya bergabung dengan tiga legenda Persebaya, yakni Mursyid Effendi, Uston Nawawi, dan Anang Ma'ruf menjadi satu tim.

Keenam pemain yang pernah berjaya di sepak bola Indonesia era 90-an itu harus menghadapi satu tim Akademi Arema dari U-12 hingga U-14 yang berjumlah 50 orang di satu lapangan. Tentu saja, keseruan berebut bola atau lebih tepatnya dikeroyok siswa-siswa Akademi inilah yang mengundang gelak tawa suporter di tribun.

Para siswa Akademi Arema beberapa kali juga sempat pamer kebolehan mereka dalam menggiring bola. Meski sempat lima hingga tujuh kali melakukan tembakan ke arah gawang, Hendro Kartiko masih terlalu tangguh untuk mereka.

Tim gabungan legenda Arema dan Persebaya akhirnya mengakhiri laga tersebut dalam waktu tujuh menit saja. Uston Nawawi yang berperan sebagai penyerang, menerima umpan dari Miftahul Huda, melepaskan tendangan jarah jauh tinggi menukik ke arah gawang Akademi Arema yang tak mampu dijangkau empat kiper yang ada, sehingga mengubah skor menjadi 1-0.

Selain itu, usai laga eksebisi ini ada pula hiburan kesenian rakyat reyog Ponorogo yang ditampilkan secara kolosal. Aksi tersebut sekaligus menyambut masuknya para penggawa Arema dan Persebaya ke lapangan untuk memulai kick-off.

Loading...

Komentar Aremania