Preview Strategi : Melawan Persiram, Arema Bisa Menang

Ditulis Oleh Abi Yazid     Jumat, 20 April 2012
( Dilihat Sebanyak 1022 Kali )



Duel Ibo Vs Okto Bakal Ada Lagi Jika Ibo Fit
Duel Ibo Vs Okto Bakal Ada Lagi Jika Ibo Fit

Wearemania.net - Tak sulit menebak arah permainan dari Persiram Raja Ampat, tim yang bakal dihadapi oleh Arema di pertandingan away terakhirnya di Papua ini. Sebab tim yang dulunya berkandang di Lebak Bulus ini selalu mengandalkan Okto Maniani. Prinsipnya, serahkan semua pada Okto.

Hal itu juga tercermin dari pertemuan di putaran pertama lalu, saat itu, Arema yang dilatih oleh Wolfgang Pikal ditahan imbang dengan skor 2-2 melalui gol yang dibuat oleh Boumsong dan Nasution Karubaba di pihak Persiram, dan Fery Aman Saragih dan Seme Patrick di pihak Arema.

Dengan formasi andalan 4-4-2. Di pertemuan pertama Persiram menjadikan Okto sebagai playmaker yeng bergerak menyisir dan mengoper dari sayap. Ketika itu Johan Ibo adalah lawan di posisi serangan bagian kiri (kanan Arema). Gelandang lincah timnas itu dengan leluasa mengobrak abrik sayap kanan Arema.

Karena kondisi Ibo yang nampaknya masih belum fit, maka sebagai alternatif untuk menghentikan Okto adalah adanya sosok Khusnul Yuli. Tetapi bisa dimungkinkan juga jika Alfarisi dijadikan bemper diposisi itu untuk menghentikan serangan yang dibuat. Intinya matikan pergerakan dari Okto Maniani.

Seperti yang sudah sudah di laga Persiram. Jika Okto macet, maka Bambang Nurdiasyah biasanya bakal mengintruksikan buat Okto untuk pindah tempat. Hal ini layak diwaspadai oleh Arema karena seperti yang ditunjukkan di putaran pertama lalu, gol yang dibuat oleh Nasution Karubaba berasal dari gerakan Okto yang berpindah dari sisi kiri ke kanan.

Strategi Arema

Rabu lalu, Arema menggunakan formasi yang sama ketika berduel dengan Persiwa dan Persipura. 4-2-3-1 tetap dipasang sebagai formasi Joko Susilo. Karena tidak ada siaran live, WEAREMANIA sulit mendeskripsikan kinerja formasi terbaru dari Arema ketika berduel melawan Persiwa dan Persipura.

Namun, sebagai catatan. Perbedaan kualitas dari kedua tim memang membuat cara kerja dari formasi Arema berbeda. Tampil menyerang dan jual beli serangan ketika melawan Wamena, dan tampil serangan balik ketika berjumpa dengan Persipura.

Poros serangan Arema bakal ditumpu kepada Fery Aman Saragih dan Hendro Siswanto. Sejauh ini keduanya sudah berperan sangat baik sebagai dinamo serangan Arema. Untuk gelandang serang dan striker tidak jauh dari sosok M Ridhuan, Dendi, Nkong dan Dzumafo.

Mengingat sedikitnya waktu recovery ada baiknya Arema memaksimalkan 20 pemain yang dibawa ke Papua. Bisa jadi Arema keluarkan strategi alternatif dengan memainkan Arif Ariyanto ataupun Firmansyah Apprillianto untuk gantikan salah satu gelandang serbu Arema.

Pendek kata, Arema punya kesempatan lebih besar memenangkan pertandingan melawan Persiram, asal mereka tetap berkonsentrasi penuh dan bermain penuh determinasi seperti yang ditunjukkan di dua laga sebelumnya. (Abi/Wea)


Gunakan tombol ← → di keyboard Anda untuk berita lainnya














Perlu skill khusus untuk mengontrol bola sembari melompat ala Bustomi ini (Foto: Abi Yazid)