Indra: Maaf Aremania...

Ditulis Oleh Abi Yazid     Senin, 07 Mei 2012
( Dilihat Sebanyak 1424 Kali )





Wearemania.net - Jerih payah ribuan Aremania ke Solo akhirnya tak membuahkan poin apapun saat Arema ISL harus meladeni Persija ISL. Manajer Arema ISL, Sunavip Ra Indrata meminta maaf ke Aremania.

Perjuangan ekstra keras Arena Indonesia untuk memenangkan laga di Solo dalam rangka menyenangkan Aremania yang jauh-jauh datang dari Malang tidak terwujud. Ekspresi sesal ditunjukkan oleh Sunvip Ra Indrata, dia sebagai manajer mewakili Joko Susilo dalam press konference usai pertandingan melawan Persija (06/5).

"Pertama, selamat atas kemenangan Persija. Dan kami mohon maaf pada Aremania yang telah datang dari Malang dan seluruh Indonesia, kami tidak bisa memberikan kemenangan kepada kalian," kata Indra memulai pembicaraan.

Dirinya mengatakan skuad Arema telah bekerja dengan sangat keras untuk membawa poin dari Solo. "Pemain sudah tidak mengeluarkan 100% dari kekuatannya, namun mereka sudah bekerja hingga 150%, secara hasil memang mengecewakan karena pemain dalam kondisi capek. Kami dalam perjalanan dari Pekanbaru (Kuansing) membutuhkan sekitar 12 jam dari udara dan darat. Sehingga praktis anak-anak hanya medapatkan masa recovery selama dua hari. Namun kita lihat sendiri permainan kita tidak kalah dengan Persija," jelas Indra.

Tidak hanya faktor recovery saja yang pendek. Staf pelatih juga memaksakan main kepada 3 pemain yang sebenarnya dalam kondisi demam. "Sunarto, Alfarizi dan Munhar sebenarnya tadi malam dia menderita demam, namun kami paksakan main karena kami kekurangan pemain, sehingga tadi malam kami rujuk ke rumah sakit dan dia diberikan suntikan untuk mencegah demam lebih lanjut. Selain dia, kami juga harus kehilangan N'Kong yang kena tebas di Kuansing" jelas Indra.

Hasil ini memang membuat perjuangan Arema lolos dari zona degradasi menjadi semakin berat karena Arema berada di peringkat 18. Tetapi dari pengalaman 2 tahun ISL, jika Arema menang terus di laga kandang sisa, dan satu kali menang di 4 tandang. Arema tetap bakal lolos. "Peluang menjadi semakin berat, tapi kita optimis bisa keluar dari zona degradasi," tutup dia. (Abi/Weare)















Penampakan baru match steward, Kadit Flare, Kadit Rasis, Kadit Anarkis (Foto: Hans Budi)

 


Login