Wearemania.net - "Saya berharap kita sama-sama balance. Saya support kalian, kalian juga support saya. Bagi saya tugas seperti ini biasa. Tapi tanpa saling support semuanya tidak ada artinya. Banyak hal yang harus kita lakukan di 10 pertandingan tersisa. Tapi sembilan pertandingan jangan dipikir dulu, target kita sekarang menang dulu hari Sabtu," itulah kata Suharno ketika menjalani latihan Arema.
Awal-awal latihan, Suharno memberikan kunci kesuksesan Arema adalah kedisiplinan yang tinggi dari pemainnya. "Jika mau izin tidak latihan silahkan meminta izin kepada saya, saya akan mengizinkan jika alasannya masuk akal" Kata Suharno.
Karena itu sebagai awal, tadi malam pemain yang terlambat dalam latihan langsung mendapatkan hukuman. Dimana Ferry Aman Saragih, Agung Suprayogi, Khusnul Yuli dan Arif Ariyanto yang masuk lapangan dua menit lebih lambat dari rekan-rekannya. Mereka dihukum push up 10 kali. "Kita fair ya mulai sekarang. Yang terlambat ada hukumannya. Kalau saya yang terlambat, ya saya juga dihukum," serunya di hadapan para pemain.
Suasana akrab tercipta di lapangan tadi malam usai Suharno untuk pertama kali memimpin Ridhuan cs berlatih. Gaya latihan yang dipakai Suharno adalah perkenalan kepada pemain Arema. Namun suasana keakraban sudah tercipta seperti di latihan yang dilakukan dengan game. Dimana dia menggelar game untuk berlari cepat mengitari lapangan hingga tendangan pinalti.
Kalimat-kalimat motivasi diucapkan oleh pelatih bertubuh tambun itu, "Ayo ayo semangat, tunjukkan kalian adalah pemain Arema," teriak Suharno. Tak jarang dia juga melakukan joke-joke lucu untuk menyenangkan pemain.
Suharno dan tim Arema tidak punya banyak waktu untuk segera membenahi Arema. Sebab, Sabtu besok (12/5) Arema sudah harus menjamu Arema di Kanjuruhan. "Sejak saya menerima keputusan melatih Arema, saya tahu tidak ada banyak waktu. Namun saya dan Joko akan bahu membahu membuat Arema menang," Kata Suharno.
Suharno mengatakan jika pemain Arema saat ini sudah cukup bagus dan berkualitas, sehingga dirinya tidak bakal melakukan pergantian secara frontal pada saat melawan Persisam besok. (Abi/Weare)


