Arema Vs Persiba, Sama-sama Butuh Penyelesai

Ditulis Oleh Abi Yazid     Minggu, 24 Juni 2012
( Dilihat Sebanyak 920 Kali )



Kegembiraan Ini Harus Diulang dan Arema Harus Menang (Foto: Apry)
Kegembiraan Ini Harus Diulang dan Arema Harus Menang (Foto: Apry)

Wearemania.net - Secara historis, tidak ada bumbu cerita menarik dari laga Arema melawan Persiba Balikpapan. Maklum superioritas Arema sejauh ini masih diatas Persiba. Satu cela ada di tanggal 24 Januari 2010 ketika Arema kalah 2-1 di kandang sendiri.


Jangan Lewatkan :


Namun cerita bakal menarik karena di kubu Persiba ada sosok yang bernama Esteban Guillen, gelandang flamboyan Persiba yang didatangkan ke Balikpapan di putaran kedua.

Sudah tahu semua, jika Esteban Guillen yang punya tendangan dan umpan maut itu sejak 2 musim lalu adalah andalan Arema di lini tengah. Karena itu, pertandingan ini tentu saja syarat makna psikologis. Tetapi sebagai pemain Profesional, Esteban ingin melupakan memori indah, sehingga siap berjuang mati-matian membela Persiba.

Selain Esteban di kubu Beruang Madu ada juga Sembiring dan Bahtiar, sementara itu di kubu Arema ada Sutikno dan Hendro Siswanto sebagai pemain yang pernah memperkuat Persiba, keduanya juga bakal menjanjikan tampil maksimal ketika nanti dipercaya oleh Suharno.

Butuh Penyelesai.

Persiba datang ke Malang usai menelan kekalahan atas Deltras Sidoarjo seminggu lalu. Peter Schaller mengisyaratkan rasa optimis untuk bisa menahan Arema. Salah satu tindakan yang jelas dilakukannya adalah segera cepat ke Malang usai kalah melawan Deltras.

"Kami berada di Malang agar pemain kembali fokus menghadapi laga nanti, dengan masih adanya waktu saya akan segera benahi fisik pemain yang terbilang kendur saat menghadapi Deltras," kata dia.

Keyakinan Persiba juga diperkuat dengan semakin membaiknya kondisi Aldo Baretto usai tidak bisa bermain melawan Deltras, sehingga mereka bisa melakukan penyerangan dan penyelesaian dengan baik. "Saat di Sidoarjo, pemain banyak menyia-nyiakan kesempatan, padahal setiap kesempatan itu harusnya bisa menjadi gol dan tidak sia-sia terbuang, sehingga ketika Aldo kondisinya sudah membaik, saya merasa senang," ungkapnya.

Sementara itu Arema juga dalam konfidensi tinggi. Tekanan berat kubu tuan rumah untuk segera lolos dari degradasi memacu motivasi Dzumafo cs untuk bermain spartan. "Persiba adalah tim kuat, tetapi saya sudah punya cara untuk mengalahkannya," kata Suharno.

Suharno sendiri mengakui jika selama ini Arema kekurangan sosok yang bisa menyelesaikan peluang dengan baik. Namun hal itu sudah diatasi dengan latihan keras finishing. "Latihan ini penting dilakukan oleh seluruh pemain karena tugas mencetak gol bukan dari strike saja," tegas Suharno.

Karena itu, tim yang bermain efektif dan mampu memanfaatkan peluanglah yang bakal menang di pertandingan ini. Lalu siapa yang menang?. Simak laganya Minggu 24 Juni di Stadion Kanjuruhan Malang. Live Antv pukul 19.00.

PRAKIRAAN PEMAIN
AREMA INDONESIA
Arema
Meiga
Khusnul Yuli, Munhar, Seme, Alfarizi
Ibo, Fery Saragih
Ridhuan, Dzumafo, Dendi
Sunarto
PERSIBA BALIKPAPAN
I Made Wirawan
Supriyadi, Latief, Tomislav, Dwi Joko
Sultan Samma, Sembiring, Esteban, Matsunaga
Aldo, Kenji


TAHUKAH ANDA?
  • 24 Januari 2010. Persiba menjadi tim ke lima yang berhasil mengalahkan Arema di Kanjuruhan. Sebelum pertandingan itu noda Kanjuruhan tercipta saat Arema bentrok dengan Persipura, Persik, Persib, PKT, dan PSIS.
  • Manuela, Anaknya Esteban Guillen adalah Aremania. Dulu sebelum hijrah ke Persiba, Esteban sempat meminta masukan kepada awak media bagaimana dia menjelaskan kepada anak kecil tentang perpindahan pemain profesional.
  • Persiba Balikpapan adalah klub profesional pertama Hendro Siswanto.
  • Saat Esteban memperkuat PSMS Medan. Ketika bentrok dengan Arema di Sidoarjo pada saat Liga Indonesia 2007, Gol yang dibuat dari pemain PSMS berasal dari umpan Esteban.
  • Situs judi dunia mengunggulkan Arema bisa menang atas Persiba Balikpapan dengan keunggulan 4/7, seri 12/5, dan kalah 11/4.
  • Arema punya rataan kebobolan di kandang sebanyak 1,33. Yang artinya Arema selalu kebobolan 1 gol saat menjamu lawannya.
  • Namun, Arema punya catatan bagus selama putaran kedua di kandang karena punya rataan berhasil mencetak diatas dua gol.
  • Kedua tim punya rekor kekalahan terbesar musim ini dengan skor dan tim lawan yang sama. Yaitu 1-5 melawan Sriwijaya.














Asa Arema U-21 untuk mendapatkan predikat runner-up terbaik untuk lolos ke babak delapan besar makin sulit usai kalah melawan Persik Kediri U-21. (Foto: Antara)

 


Login