Joko Driyono Bersedia Menjadi Mediator Rekonsiliasi

Ditulis Oleh We Aremania     Senin, 13 Agustus 2012
( Dilihat Sebanyak 1355 Kali )



Dualisme Arema Masih Bisa Disatukan
Dualisme Arema Masih Bisa Disatukan

Wearemania.net - Sebagai salah seorang anggota Join Comittee (JC), Joko Driyono mengaku bersedia menjadi mediator atau pihak ketiga, bagi bersatunya Arema yang kini pecah menjadi dua, Arema LSI dan LPI. Ketika hadir merayakan ulangtahun perak 25 tahun Arema, Joko yang juga Direktur Utama PT Liga Indonesia mengatakan dirinya ingin Arema melebur kembali menjadi Arema Indonesia.

Bagi sepakbola Indonesia, nama Arema Indonesia sudah menjadi klub papan atas. Arema memiliki segalanya untuk menjadi tim elit. Namun sayang jika ternyata satu keluarga saling bertengkar, kata Joko ketika menggelar dialog dengan para jurnalis di De Liv Cafe, Sabtu malam (11/8/2012).

Dengan kisruh yang terjadi di tubuh Arema, Joko menyatakan kesediaannya menjadi penengah bagi dua Arema yang masih enggan untuk saling tegur sapa ini.

Kalau memang saya diminta bantuannya, saya sungguh merasa terhormat dan juga akan sepenuh hati menerimanya. Arema adalah salah satu aset berharga dunia sepakbola kita, sambungnya.

Meski begitu, Joko menuturkan tidak akan serta-merta turut campur urusan Arema. Meski menyatakan bersedia menjadi mediator, namun Joko berharap konflik dualisme Arema bisa diselesaikan sendiri oleh Arema.

Konflik Arema itu unik, karena yang bertengkar adalah sama-sama anggota keluarga besar Arema. beda dengan dualisme di klub-klub lain, yang tidak ada hubungan apa-apa lalu mendirikan klub yag sama. Maka dari itu, hemat saya yang bisa menyelamatkan Arema adalah Arema sendiri. Satu keluarga bertengkar itu biasa terjadi.

Tinggal kebesaran hati untuk saling memaafkan dan menerima kembali untuk kemudian melangkah bersama lagi mengejar prestasi. Dan momen ulang tahun perak ini, saya pikir adalah waktu yang tepat untuk mereka-mereka yang berseteru untuk duduk bersama melepaskan semua ego dan mulai merajut kembali silaturahmi yang retak, tukasnya. (Surya)















Benny Wahyudi bermain dalam 2x45 menit di ujicoba. Dia bergerak di sisi kanan dan kiri selama dua babak. Salah satu aksinya adalah joget di lapangan seperti ini. (Foto: Abi Yazid)

 


Login