Membandingkan Statistik Ridhuan Dengan Sayap Lain

Ditulis Oleh Abi Yazid     Rabu, 12 September 2012
( Dilihat Sebanyak 4150 Kali )





Wearemania.net - Muhammad Ridhuan santer tidak diperpanjang karena meminta gaji mahal. Namun setelah kami telusuri, gaji Ridhuan sangat standar untuk ukuran pemain asing yang berkualitas. Berkualitas?. Iya benar karena berposisi sebagai sayap, dia adalah salah satu aktor kebangkitan Arema musim lalu di putaran kedua.

Banyak anggapan yang menganggap Ridhuan musim lalu menurun dibandingkan dengan dua musim sebelum di Arema. Namun kenyataannya tidak, karena jika dibandingkan dengan jumlah pertandingan plus kontribusinya, Pemain berusia 28 tahun itu punya penampilan stabil.

Satu sisi yang membuat musim ini berbeda adalah stamina yang tidak bagus. Tentu ini wajar karena semenjak keluar dari Arema IPL, Ridhuan hampir 2 bulan tidak merasakan latihan fisik dan pertandingan level tinggi. Pemain manapun bahkan pemain timnas Indonesia yang sekarang latihan di Batu juga mengalami problem serupa karena lama tidak bermain.

Salah satu kandidat yang bakal menggantikan posisi Ridhuan adalah Arif Suyono. Gelandang lincah Arema 2007. Arif memang sangat baik musim lalu di penampilannya saat membela Mitra Kukar. Namun secara statistik, apa yang ditunjukkan Arif musim lalu masih kalah dengan Ridhuan.

Well, ditengarai harga menjadi hal utama yang bisa menyebabkan saga transfer ini gagal dilakukan. Padahal musim lalu, Ridhuan yang bermain setengah musim di Arema mengalami penurunan kontrak dari Arema IPL, "Saya ingin main dihadapan Aremania," ujarnya ketika itu.

Daripada kita bingung mari kita simak perbadingan Ridhuan dengan Arif Suyono, plus pemain sayap kesohor di Indonesia Super Liga

Muhammad Ridhuan (Arema) Perbandingan Arif Suyono (Mitra Kukar)
15 Jumlah Main 26
1177 Menit Main 1870
14 Starter 23
6 Diganti 10
1 Pengganti 3
4 Gol 1
2 Kartu Kuning 5
23 Poin Yan Didapat Ketika Main 34
51,5% Pengaruh Ke Tim 43,58%

Pengaruh ke tim dihitung poin yang diperoleh oleh tim yang dibela ketika mereka bermain diatas 20 menit. Dan itu adalah hitungan standar penentuan pemain, meskipun masih banyak metode penghitungan lain termasuk assist dan gol. Dan berikut ini adalah pengaruh ke tim sayap-sayap kanan di ISL musim 2011/12.

Pengaruh
Ke Tim
Gol (Efektivitas) Menit
Main
M. Ridwan (SFC) 77,1% 8 (23,5%) 2788
Ian Luis Kabes (Persipura) 66,6% 4 (11,7%) 2830
Edison Peter Rumaropen (Persiwa) 54,76% 9 (30%) 1879
Jimmy Suparno (Persela) 53,53% 5 (15,1%) 2937
Ramdani Lestaluhu (Persija) 52,38% 4 (14,2%) 2322
Muhammad Ridhuan (Arema) 51,5% 4 (26,6%) 1177
Atep (Persib) 48,8% 4 (18,75) 2371
Cristian Warobay (Persidafon) 44,3% 2 (8,3%) 2059
Arif Suyono (Mitra) 43,5% 1 (3,8%) 1870
Sayap lain masih dibawah Arif Suyono

Penghitungan

Pengaruh Ke Tim: (Poin yang di dapat ketika main/Poin Seharusnya Yang Didapat)*100

Efektifitas : (Gol Yang dibuat/jumlah pertandingan yang dilakukan)*100

Sekali lagi itu adalah hitungan poin musim lalu, yang bisa dijadikan pandangan. Pada intinya, siapapun sayap yang main untuk Arema, tentu saja disesuaikan dengan kondisi dana yang ada. Semoga ini adalah pilihan terbaik manajemen. Ada pendapat lain nawak?


Gunakan tombol ← → di keyboard Anda untuk berita lainnya














Auman Samsul terus berlaku di babak delapan besar, saat melawan Persipura, dia mampu lesakkan dua gol untuk bawa Arema menang 3-0. Terus mengaum Samsul!

 


Login