Super Along is Back

Reporter : WeAremania

Wearemania.net - Arema Indonesia kembali turun dengan skuad terbaiknya minus beberapa pemain yang absen akibat cedera dan akumulasi kartu. Kembali formasi yang menjadi andalan Miro adalah formasi 4-1-4-1 dengan seorang holding midfielder dan 4 gelandang serang untuk menopang target man, Along. Formasi yang sama juga diterapkan kala menggulung Persija Jakarta pada laga sebelumnya.

Kali ini, Miro menurunkan Waluyo untuk menggantikan Zulkifli Syukur yang terkena akumulasi kartu, sedangkan posisi yang ditinggal Waluyo kembali menjadi milik Benny Wahyudi. Sedangkan untuk pengganti Sunarto adalah Dendi Santoso yang telah kembali dari cedera.

Jalannya pertandingan

Kedua tim bermain dengan tempo lambat ketika mengawali pertandingan, kedua tim masih tampak saling meraba permainan masing-masing dan mencoba menemukan ritme permainan untuk membangun serangan. Sepanjang 10 menit awal babak pertama belum ada peluang berarti yang membahayakan gawang dari masing-masing tim.

Sebuah kesalahan kecil Purwaka yang terlalu lama mempermainkan bola mampu direbut oleh Herman Dzumafo yang kemudian memberikan terobosan kepada April hadi yang langsung mengeksekusi bola, namun tendangannya masih mampu diblok oleh kiper Kurnia Meiga, sayang bola pantul malah mengarah ke M. Isnaini yang dengan mudah menyundul masuk ke dalam gawang yang kososng meskipun dia[pit oleh Waluyo dan Roman Golian. 1-0 untuk PSPS Pekanbaru.

Mendapat pukulan terlebih dahulu membuat permainan Arema menggila. Tak sampai semenit setelah gol M. Isnaini, Arema mampu menyamakan kedudukan melalui tandukan Noh Alam Shah. 1-1 kedudukan sementara.

http://wearemania.quisys.com/images/berita/2011_04/2011_04_15_Arema_PSPS_1

Duel Roman Melawan Banaken Bossoken

Mampu menyamakan kedudukan membuat serangan Arema semakin gencar membombardir pertahanan PSPS Pekanbaru yang dikomandoi oleh Bassaken. Terlalu asyik menyerang, Herman Dzumafo mampu menerobos pertahanan Arema setelah akselerasinya mampu melewati Roman Golian. Beruntung tendangan keras mendatar Dzumafo mampu ditepis oleh kiper Kurnia Meiga.

Menit 34, Arema kembali unggul melalui sontekan Noh Alam Shah yang memanfaatkan umpan datar M. Ridhuan. 2-1 untuk Arema Indonesia. Namun gol ini diprotes oleh para pemain PSPS Pekanbaru, bahkan para pemain PSPS melancarkan aksi mogok tanding setelah gol Along tersebut dan membuat wasit Mardi asal Surakarta menghentikan pertandingan.

Pertandingan kembali dilanjutkan setelah dihentikan selama 5 menit setelah para pemain PSPS Pekanbaru sepakat untuk kembali masuk lapangan dan melanjutkan pertandingan. Menit 44 Arema kembali mempunyai peluang, kali ini giliran Roman Chmelo yang belum mampu menambah skor untuk Arema setelah bekerjasama dengan kapten Arema Noh Alam Shah. Tendangan kaki kirinya masih bisa ditepis keluar oleh kiper PSPS Pekanbaru Dede Sulaiman, dan hanya menghasilkan tendangan pojok. Dan skor 2-1 ini bertahan hingga babak pertama usai.

Babak Kedua

Babak kedua dimulai dengan inisiatif serangan dari Arema Indonesia. Belum ada pergantian pemain dari kedua tim baik PSPS Pekanbaru maupun tuan rumah Arema Indonesia.

Peluang pertama babak kedua dimiliki oleh tim tamu PSPS Pekanbaru, tepatnya menit 50, lagi-lagi akselerasi striker PSPS Pekanbaru yang membuat kerepotan bek tuan rumah, sayang tendangan kerasnya masih disamping kanan gawang Kurnia Meiga. menit 52 Arema kembali memperbesar skor setelah kembali Along mampu menjebol gawang Dede Sulaiman memanfaatkan umpan Waluyo lewat sundulan kepalanya. 3-1 untuk Arema Indonesia.

Pada menit 58, Fachruddin yang mengincar kado ulang tahun pada laga ini harus keluar dan diganti dengan Amiruddin yang memang tampak sisi kiri penyerangan Arema kurang bisa mengimbangi Ridhuan disisi kanan yang penuh akselerasi.

Pertandingan yang disaksikan 9258 penonton ini sepertinya menjadi hari paling indah untuk striker Arema asal Singapura, Menit 70 kembali Along melesakkan bola untuk keempat kalinya dan mengubah skor menjadi 4-1 untuk Arema Indonesia setelah memanfaatkan umpan Amiruddin disisi kiri penyerangan Arema.

pertandingan pun tetap berlangsung dengan tempo cepat meskipun Arema Indonesia telah unggul 4-1 atas tamunya PSPS Pekanbaru. Serangan PSPS semakin gencar untuk mengejar ketertinggalannya. Menit 84, berawal dari tendangan bebas disisi kanan pertahanan Arema, Herman Dzumafo yang mengeksekusinya mengoper pelan kepada PAtrice Nzekou yang tak terkawal dan dengan mudah memberikan umpan ketengah kotak pinalti Arema. Kurnia Meiga yang berusaha memotong tidak mampu meraihnya, dan bola yang sempat berbelok arah tersebut malah membentur Leonard Tupamahu yang berdiri disisi kiri gawang, dan masuk. Sehingga skor menjadi 4-2.

Skor ini bertahan hingga pertandingan usai dan akan selalu dikenang oleh seorang Noh Alam Shah dalam karir sepakbolanya.

Susunan Pemain

Arema Indonesia: 1. Kurnia Meiga, 24. Roman Golian, 2. Purwaka Yudhi, 27. Waluyo, 7. Benny Wahyudi, 9. Roman Chmelo, 41. Dendi Santoso, 19. A. Busthomi, 12. Alam Shah, 6. M. Ridhuan, 5. M. Fachrudin

PSPS Pekanbaru: 23. Dede Sulaiman, 15. Danil Junaidi, 27. Dedy Gunawan, 4. Banaken Bassoken, 5. Agus Cima, 24. Fajar Handika, 7. Shin Hyun Joon, 3. April Hadi, 10. Patrice Nzekou, 88. M. Isnaini, 9. Dzumafo E. Herman

Loading...

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2019 - Stadion Ratu Pamelingan - 20/7 - 18.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

4 - 1
Liga 1 2019 - Stadion Kanjuruhan - 16/7 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya