Arema Indonesia Tetap Optimis

Reporter : WeAremania

Wearemania.net -

Selalu berusaha memberikan yang terbak untuk Arema Indonesia. Mungkin inilah kalimat yang harus ditanamkan kepada para pemain Arema yang tengah melawat ke Negeri Tirai Bambu. Dengan segala kondisi dan problem yang sedang melanda, para pemain diharapkan tetap tampil dengan ciri khas Singo Edan dan pantang menyerah.

Pada laga besok, Arema Indonesia akan menantang tim asal China, Shandong Luneng dalam lanjutan LCA 2011. Pada pertemuan pertama babak penyisihan Grup G di Stadion Kanjuruhan kedua tim hanya mampu bermain imbang 1-1 (0-1) dengan gol penyama kedudukan di cetak oleh M. Fachrudin pada injury time lewat tendangan pinalti.

Arema Indonesia vs Shandong Luneng pada pertemuan pertama di Kanjuruhan

Pertandingan yang bakal di pimpin oleh wasit asal Uni Emirat Arab (UEA) Ali Al Badwawi dan dibantu asisten wasit Saleh Al Marzouqi (UAE) bersama Saeed Al Houti (UAE) serta wasit cadangan Mohammed Abdulla Hassan Mohamed (UAE) ini akan semakin seru. Kondisi kedua tim yang sama-sama tidak bisa diperkuat beberapa punggawa memberikan kesempatan kepada para pemain yang selama ini jadi cadangan untuk unjuk kemampuan. Arema tidak akan diperkuat oleh bomber yang tengah subur asal Singapura Noh Alam Shah dan kiper utama Kurnia Meiga karena kehilangan paspor serta Esteban Guillen yang cedera hamstring. Sedangkan Shandong Luneng akan tampil tanpa 3 pilar yakni bek Yuan Weiwei, serta dua gelandang Li Wei dan Roda Antar, mereka harus menjalani sanksi akumulasi kartu.

Bahkan kondisi Arema semakin gawat karena tim pertama yang berangkat terlebih dahulu tidak ada pemain yang berpoisisi kiper pada rombongan itu. Rencananya Arema akan memberangkatkan dua kiper Aji Saka dan Syaefudin ke China hari ini untuk menyusul rombongan utama setelah masalah visa keduanya kemarin sudah beres.

Terkait kondisi yang serba tak menguntungkan ini, sebenarnya Arema Indonesia sudah pernah merasakan hal yang sama bahkan bisa dikatakan lebih parah. Pada LCA 2007, Arema yang kala itu juga ditukangi oleh Miroslav Janu berangkat tandang ke Jepang melawan Kawasaki Frontale hanya mengusung 12 punggawa saja. Dengan kondisi seperti itu dan hanya menyisakan satu pemain cadangan, Arema bermain luar biasa dan "hanya" kalah 3-0 melawan salah satu tim kuat di Jepang tersebut.

Bahkan Asisten Joko Susilo menyebut bahwa Arema beruntung memiliki Miroslav Janu dalam keadaan seperti ini. "Tenang saja, masih ada Miro. Miro pasti tetap siapkan strategi yang bagus disaat kondisi tim darurat. Musim 2007, Arema malah hanya bawa 12 pemain lawan Kawasaki. Dengan memakai strategi Miro, Arema tampil tidak terlalu mengecewakan padahal lawan adalah salah satu tim terbaik asal Jepang. Waktu itu, kami kalah 0-3, Arema hanya memiliki satu pemain cadangan yakni hanyalah kiper Hengky Oba yang duduk di banch pemain. Pemain main 90 menit dan mampu melawan Kawasaki", pungkas Gethuk yang diinstruksikan Miro melatih tim yang tak ikut serta berangkat ke China.

Artikel sebelumnya

Kesempatanmu Aji Saka !!

Loading...

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2019 - Stadion Ratu Pamelingan - 20/7 - 18.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

4 - 1
Liga 1 2019 - Stadion Kanjuruhan - 16/7 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya