Menguak Isi Lemari Trofi AK Bersama Arema

Reporter : Agung Prima
AK sukses persembahkan banyak gelar untuk Arema (C) DANI KW

Wearemania.net - Achmad Kurniawan yang baru saja berpulang kepada-Nya layak mendapatkan predikat legenda Arema. Jika menguak 'lemari trofi'-nya, sudah ada 11 gelar juara yang sudah dipersembahkannya.

Kiper yang akrab disapa AK itu tercatat dua sesi memperkuat Arema. Pertama, di musim 2006-2008 dan 2010 hingga akhir hayatnya kemarin.

Pertama bergabung dengan Arema di musim 2006 dari Persita Tangerang, AK sudah mengukir prestasi. Kiper asal Jakarta itu membawa timnya mempertahankan gelar juara Copa Indonesia yang musim sebelumnya juga dibawa pulang Arema.

Setelah dua musim hijrah ke Persik Kediri dan Semen Padang, AK kembali merapat ke Arema di musim 2010-2011. Kala itu, AK hanya mampu mempersembahkan gelar runner-up ISL 2010-2011.

Musim 2011-2012, nama AK sempat masuk pusaran dualisme Arema. Meski sempat bermain untuk Arema yang ada di kompetisi IPL, namun bersama sang adik, Kurnia Meiga dan beberapa pemain lainnya, AK kemudian hijrah ke Arema yang bermain di ISL.

Lagi-lagi kiper yang sempat dijuluki Peruzzi-nya Arema itu hanya mampu memberikan gelar runner-up di ISL 2012-2013. Namun setelah itu, AK menjadi bagian penting Arema dalam merajai ajang pra-musim dengan treble winner-nya, yakni Juara Menpora Cup 2013, Juara Piala Gubernur Jatim 2013, dan Juara Trofeo Persija Cup 2013.

Mandeknya kompetisi di musim 2015 membuat Arema yang rajin mengikuti beberapa turnamen tetap mempercayai AK di bawah mistar gawang. Kelima gelar di musim 2015 bersama Arema itu adalah Juara Trofeo Persija Cup 2015, Juara SCM Cup 2015, Juara Inter Island Cup 2014, Juara Bali Island Cup 2015, dan yang terakhir Juara Sunrise of Java Cup 2015 di mana AK menjadi bintang bagi skuat Singo Edan.

Kejayaan Arema di ajang pra-musim terus berlanjut sebelum gelaran ISC A 2016. AK mampu mempersembahkan dua gelar juara, di Bali Island Cup 2016 dan Piala Bhayangkara 2016 yang menjadi trofi terakhir yang diangkatnya.

Musim 2016 seolah jadi puncak karirnya sebelum benar-benar meregang nyawa. Meski di awal musim hanya duduk di bangku cadangan atau bahkan di tribun penonton lantaran tak masuk Daftar Susunan Pemain, namun dijalaninya dengan tulus, hingga nyaris separuh musim berlalu.

Walau tanpa gelar, ISC A 2016 seolah menjadi puncak karir sang pemilik jersey 47 ini. Ketika dua kiper, Kurnia Meiga dan I Made Kadek Wardhana cedera, AK lalu tampil gemilang di bawah mistar gawang sehingga Arema menjadi runner-up.

AK mengakhiri karirnya di atas tempat tidur di ICU RSSA Malang setelah koma 12 hari, di saat rekan-rekannya tengah bersiap menyongsong musim 2017. Demi menghormatinya pun, manajemen klub bersedia memensiunkan nomor punggung 47 yang terakhir dikenakan kiper legendaris pujaan Aremania dan Aremanita tersebut.

Ikuti WEAREMANIA di LINE dan gabunglah bersama kami di BBM untuk mengikuti update tim Arema Indonesia paling lengkap dan cepat!

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

3 - 2
Liga 1 - Stadion Segiri Samarinda (18.30 WIB)
Hasil Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

5 - 3
Liga 1 - Stadion Kanjuruhan Malang (18.30 WIB)
Hasil Selengkapnya