Player Review: Ahmad Bustomi | The Real Captain

Reporter : Agung Prima

Wearemania.net - Ahmad Bustomi memenuhi janjinya untuk kembali ke Arema setelah dua musim berpetualang di Mitra Kukar. Ban kapten pun langsung disandangnya begitu mengenakan jersey Arema musim 2014.

Sebagai kapten, pemain 29 tahun itu menjadi figur kunci, selain tugasnya sebagai penyeimbang lini tengah Arema. Dua fungsi tersebut dimainkan Bustomi dengan elegan musim lalu.

Total 1597 menit dibukukannya dalam 20 laga bersama skuat Singo Edan di Indonesia Super League (ISL) 2014. Andai tak terganggu masalah cedera lutut kambuhannya, mungkin jam terbang Bustomi bakal lebih lama.

Butsomi tak hanya piawai dalam mengatur serangan dan memfilter serangan lawan. Gelandang kelahiran Jombang itu juga spesialis algojo bola-bola mati bersama tandemnya Gustavo Lopez.

Di ajang AFC Cup 2014, peran pria yang baru saja digosipkan tewas kecelakaan oleh oknum tak bertanggung jawab itu juga tak kalah fitalnya dengan di ISL. Bustomi menjadi yang terdepan dalam berdialog dengan wasit luar negeri.

bustomi

STATISTIK ISL 2014
Menit Bermain : 1597 Menit
Main : 20 kali
Cadangan : -
Pengganti : -
Diganti : 10 kali
Gol : 2 gol
Kartu Kuning : 4 kali
Kartu Merah : -
STATISTIK AFC Cup 2014
Menit Bermain : 555 Menit
Main : 7 kali
Cadangan : -
Pengganti : -
Diganti : 3 kali
Gol : -
Kartu Kuning : 1 kali
Kartu Merah : -
MOMEN TERBAIK

Laga menjamu Barito Putera (21/2/2014) di putaran pertama menjadi momen terbaik Ahmad Bustomi sepanjang musim 2014. Playmaker Arema itu mencetak salah satu dari dua gol kemenangan timnya di kandang sendiri.

Bustomi mengeksekusi tendangan bebas di sekitar area kotak penalti Laskar Antasari empat menit jelang turun minum. Lengkungan indah pemilik jersey nomor 19 itu bersarang di sisi kanan gawang Aditya Harlan yang tak mampu menjangkau bola.

bustomi

MOMEN TERBURUK

Kekalahan Arema di babak semifinal Indonesia Super Leaue (ISL) 2014 atas Persib Bandung (4/11/2014) bisa dibilang salah satunya karena ditariknya Ahmad Bustomi dan Gustavo Lopez. Tak ayal laga itu menjadi momen terburuknya.

Tim pelatih terpaksa menariknya keluar tiga menit setelah Maung Bandung sukses menyamakan skor 1-1 lewat gol Vladimir Vujovic. Cedera yang kambuh membuatnya tak mampu menyelamatkan Arema dari kekalahan 3-1.

KOMENTAR AREMANIA

- Rista (Aremanita Bandung)

Komentar Aremania