Kita (Masih) Satu Bangsa, Indonesia!

Reporter : Agung Prima
Gonzales dan Fabiano saling berpelukan (C) DANI KW

Wearemania.net - Laga antara Arema vs Madura United memang sudah berakhir dengan kemenangan tipis untuk Arema. Namun cerita di balik pertandingan tersebut belum berakhir, justru malah membesar dan melebar. Layaknya api yang coba dipadamkan dengan bensin, tak kunjung padam, namun justru semakin besar.

Apa sebenarnya yang terjadi di Kanjuruhan? Mengapa sebegitu luar biasanya sampai pertandingan sudah usai pun masih saja tetap ada "keributan" di media sosial? Tidak mendukung, membela atau bahkan menyudutkan suporter mana pun, namun sebenarnya yang terjadi mungkin hanya kesalahpahaman. Adanya oknum yang menjadi "kompor" mungkin pemicu terjadinya kesalahpahaman tersebut.

Tidak ada sejarahnya Arema-Madura menjadi bermusuhan atau apa pun. Ingat, saat Arema berulang tahun ke-27 (kalau tidak salah, kalo salah mohon dikoreksi), bahkan Arema mengundang Madura sebagai lawan tanding di edisi ulang tahun Arema tersebut. Sambutan hangat Aremania kepada Madura Fans tentunya sangat terasa. Berbaur bersama di tribun di dalam satu stadion yang sama. Nice moment!

Namun apa yang terjadi kemarin malam (saat Arema vs Madura United) sungguh di luar kendali, di luar dugaan dan di luar prediksi. Tak ada yang menginginkan hal seperti itu (baca: kesalahpahaman) terjadi. Tidak menyalahkan Aremania karna ayas sendiri pun Aremania, namun menyanyikan chant yang "kurang enak didengar" juga bisa menjadi gelombang panas tentunya. Banyak dari pihak Aremania sendiri sangat menyayangkan, suporter sedewasa dan sebesar Aremania masih menyanyikan lagu "yang kurang enak didengar". Hal yang sangat disayangkan juga adalah terjadi pelemparan oleh oknum yang mengenakan baju Arema ke bus suporter Madura dan official Madura. Pembelajaran untuk Aremania sendiri tentunya jika ingin disegani, bertindaklah sebijak mungkin. Cerdas dalam mendukung tim, bijak dalam menyikapi hal-hal di luar konteks suporter dan bersikap ramah sebagai tuan rumah atau pun tamu. Niscaya, predikat suporter terbaik yang pernah diraih satu dekade silam, kembali melekat kepada Aremania dan tentunya Aremania (kembali) disegani dan dijadikan sebagai "guru" suporter lainya.

Yang sangat disayangkan, hal provokatif pun justru malah dilakukan oleh akun yang justru akun resmi suporter Madura United yang seolah-olah memperburuk citra Aremania. Pertanyaan yang masih ayas dalami di sini ada beberapa pertanyaan yakni "Jika Taretan adalah fans dari Persepam Madura Utama (berlaga di ISC B), lalu mereka mendukung siapa di Kanjuruhan? Bukankah tim yang mereka dukung berlaga di ISC B?" Bukan melarang, namun ini aneh. Sebenarnya siapa fans Madura United? Dan yang pernah kita sambut di Kanjuruhan itu fans dari Persepam atau Madura United? Apalagi twit provokasi dari akun Madura United Fans, yang berisi adanya pemukulan, hingga dievakuasi ke rumah sakit. Bukankah malah memperkeruh suasana? Bukankan di Kanjuruhan sinyal untuk handphone itu susah? (pengalaman pribadi). Dan ini justru kultweet! Hebat kan? Apalagi sampai ada deklarasi perang dari Presiden suporter tersebut. Kita suporter mendukung tim kebanggaan, bukan pelaku kriminal.

Ingatlah kawan, saling menghargai sesama suporter lain justru lebih indah bukan? Memang, warna kita ada yang biru, merah, hijau, oren sekalipun, tetapi kita masih satu, Indonesia. Saling bergandeng tangan, saling merangkul, memberikan bagaimana makna sebuah persaudaraan. Kita masih satu bendera, masih satu tanah air, masih satu jiwa, Indonesia! Ya, kita masih sama! Berjuang demi satu nama, Indonesia! Untuk apa menjadi yang terhebat di komunitas, tapi ditertawai seluruh masyarakat Indonesia? Ingatlah, saat timnas berlaga, lagu kita masih sama Indonesia Raya. Tanpa mengurangi rasa hormat, berdamailah kawan, tak perlu menambah permusuhan, lebih baik bergandeng tangan, Indonesia Satu.

We are still the same, still the one, and until whenever we are still the same, Indonesia! Please, unite comrades, nothing lasts forever in addition to the fraternity. Hiduplah Indonesia Raya!!!

Tulisan: Iwan Setiawan <setiawaniwan88177@gmail.com>

Ikuti WEAREMANIA di LINE dan gabunglah bersama kami di BBM untuk mengikuti update tim Arema Indonesia paling lengkap dan cepat!

Komentar Aremania