Arema adalah DUNIA

Reporter : Agung Prima
Aremania punya dunia sendiri di stadion (C) DANI KW

Wearemania.net - Judul tulisan ini sengaja dipilih dibuat "Arema adalah DUNIA". Kata 'DUNIA' memakai huruf besar semua. Mengapa tidak memakai huruf kecil? "Arema adalah dunia" menggunakan huruf kecil artinya bahwa Arema adalah sebuah dunia. Suatu dunia dengan berbagai macam isi budaya, ekonomi, sosial dan tujuan individu suporter Aremania. Dunia merupakan gambaran begitu beragamnya manusia hidup aman, tertib, damai, sopan, kreatif, inspiratif, atau kadang menang-kadang kalah.

DUNIA

Perhatikan, "Arema adalah DUNIA" menggunakan huruf besar artinya bahwa setiap huruf dalam dunia memiliki arti dan bermakna bagi Arema. Setiap huruf memberi pengaruh positif dan konstruktif bagi Arema. Setiap huruf tidak bisa berdiri sendiri. Kelima huruf saling terkait dan saling memberi makna bagi Arema. Kata Arema dan kata DUNIA sama-sama lima huruf.
Apa dan bagaimana Arema adalah DUNIA?

Doa untuk pertandingan Arema. Salah satu "protokoler" supporter Aremania sebelum tim kesebelasan Arema bertanding, yaitu berdoa. Berdoa ketika dilakukan seorang diri, merupakan kejadian biasa. Namun, berdoa/mendoakan menjadi sungguh kekuatan spiritual tersendiri di saat penonton sepak bola menaikkan doa permohonan kemenangan tim kesayangan Arema sebelum bertanding. Tampak sepele berdoa bersama, namun memberikan manfaat internalisasi nilai keagamaan sungguh mendalam. Individu suporter dari berbagai macam latar budaya, ekonomi, sosial dan tujuan namun memiliki value keagaman yang sama, mendoakan permainan tim kesebelasan Arema.

Usaha apa pun demi Arema. Pertandingan kesebelasan Arema adalah magnet. Magnet menggerakan perilaku individu suporter Aremania untuk berolah pikir, berolah strategi, dan cara agar bisa nonton. Pertandingan Arema adalah daya, dan energi bagi sebagian besar untuk bisa ada di pinggir lapangan melambaikan tangan memegang spanduk sambil menyanyikan lagu Kami Arema Salam Satu Jiwa. Apa pun dilakukan bukan hanya mendapatkan tiket yang terjangkau. Namun, lebih dari pendidikan nilai dari pertandingan Arema adalah individu suporter berupaya segera menyelesaikan pekerjaan agar bisa memberi dukungan fisik tetapi tidak mengganggu aktivitas atau pun pekerjaannya. Bahkan jika pekerjaan menggunakan sistem shift maka berupaya melakukan "lobi-lobi" baik kepada pimpinan atau pun kepada rekan kerja agar bisa tukar shift.

Niat sedari awal untuk Arema. "Pokok'e Arema. Gawe Aremania. Oyi Thok Wess". Itu merupakan ungkapan sebagian besar individu suporter Aremania. Kalimat tertulis dan terucap secara spontan sesungguhnya memiliki makna fanatik, dan fanatisme. Betapa fanatiknya terhadap Arema. Jika dalam bahasa intelektual individu suporter Aremania, fokus hanya Aremania-bukan yang lain. Hujan-panas meluncur ke stadion. Utang-gak utang, otw stadion. Hal tersebut menggambarkan begitu teguhnya pendirian, sebegitu kerasnya pendirian bagi Arema. Siap mendukung. Niat membangitkan energi. Energi memicu otak bekerja mengatur cara agar tetap bisa nonton. Selain  itu magnet Arema tanpa disadari menggeser cara pandang-pola pikir-tindakan-hasil. Maksudnya, bahwa ketika Arema hendak tanding, maka cara pandangnya ialah harus nonton di stadion. Hal tersebut memunculkan pola pikir, cara-upaya-strategi agar bisa nonton. Otak bekerja menemukan ide, menabung-mengurangi uang jajan atau jajan malam minggu. Ide mewujudkan pada tindakan yaitu menahan diri tidak jajan saat malam minggu atau tidak main game. Hasilnya, saat pertandingan bisa mendukung Arema.

Indonesia Raya merupakan lagu wajib dinyanyikan sebelum pertandingan, selain lagu-lagu lainnya. Pemikiran bahwa Indonesia Raya wajib dinyanyikan sebelum pertandingan dan di lapangan sepak bola adalah pemikiran luar biasa. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk pendidikan kewarganegaraan bagi individu suporter sepak bola. Bahkan, bukan hanya melantumkan lagu namun sambil menggenggamkan tangan kanan dan meletakkan di dada sebelah kiri. Sulit dibandingkan saat menyanyikan lagu Indonesia Raya di sekolah. Bagi sebagian individu suporter, menyatakan bahwa berbeda menyanyikan lagu Indonesia Raya di lapangan pertandingan dengan saat upacara bendera hari Senin. Rasanya merinding.

Abadi, diartikan selamanya, atau tidak lekang oleh waktu, tidak tergilas oleh ruang dan masa. Seperti syair lagu "Bersatu Dalam Jiwa. Bersatu Dengan Nyawa. Janji Sumpah Setia. Arema Selamanya. Syalala la..ooo..Arema.. Syalala la..ooo..Juara.. Bahasa Malangannya njangget. Arema. Begitu fanatiknya syair lagu ini menggambarkan, dan memvisualisasikan kesetiaan individu suporter Aremania terhadap Arema. Lagu ini merupakan upaya menginternalisasi cintailah Arema, bukan hanya di bibir saja atau bahasa. Malangannya ojok lambemu thok jezz, tapi perbuatan dan tindakan pun diberikan. Kecerdasan memilih dan menyusun kalimat membuat individu suporter Aremania larut dibuatnya.

Itulah makna DUNIA bagi Arema. Konstruksi budaya ekonomi sosial dan tujuan Arema tergambar dalam DUNIA. Dunia merupakan tempat ada dan hidupnya Arema. Demikian juga Arema mempengaruhi dunia secara positif. Salam Satu Jiwa, Arema.


Ditulis oleh:
Engelbertus K. Widijatmoko, M. Pd
Dosen Universitas Kanjuruhan Malang
Sedang menempuh studi S3 Universitas Negeri Semarang

 

Ikuti WEAREMANIA di LINE dan gabunglah bersama kami di BBM untuk mengikuti update tim Arema Indonesia paling lengkap dan cepat!

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

0 - 0
Liga 1 - Stadion Kanjuruhan Malang (15.00 WIB)
Hasil Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

0 - 0
Liga 1 - Stadion Kanjuruhan Malang (18.30 WIB)
Hasil Selengkapnya