Arema Dalam Empat KW

Reporter : BOLANET

Wearemania.net - Tindakan individu sebagai suporter bisa dicontoh seperti menonton di pinggir lapangan pertandingan tim kebanggaan Arema. Ada individu bisa menonton pertandingan sambil menjaga sanak keluarga di rumah sakit. Ada individu bertindak karena didominasi perasaan atau emosi tidak suka dengan wasit. Tindakan lainnya, individu ini hanya muter-muter sepanjang jalan tanpa tindakan sebagai mana layaknya suporter. Dan, masih banyak lainnya.

Max Webber

Perilaku, tindakan sosial individu tersebut bisa ditinjau secara ilmiah. Menurut Max Weber, ahli Sosiologi membuat pengelompokan tindakan sosial individu dalam empat jenis. Keempat jenis tindakan sosial tersebut ialah tindakan instrumental, tindakan nilai, tindakan tradisional, dan tindakan afeksi.

Keempat jenis tindakan sosial tersebut dapat dijelaskan secara singkat seperti berikut ini.

a. Tindakan Instrumental

Tindakan ini dilakukan oleh seseorang berdasarkan atau memiliki alasan yaitu pencapaian tujuan. Tindakan sosial disesuaikan tujuan yang telah ditetapkan atau ditentukan. Contoh: saya menonton sepak bola maka saya membeli tiket terlebih dahulu. Lalu, memasuki lapangan dan memberi dukungan kepada tim kebanggaan (Arema).

b. Tindakan Nilai

Tindakan ini dilakukan oleh seseorang karena memiliki latar belakang value tertentu. Tindakan sosial ini dilakukan sebagai perwujudan value atau nilai seperti solidaritas. Contoh: sebelum pertandingan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai perwujudan nilai value nasionalisme.

c. Tindakan Tradisional

Tindakan ini dilakukan oleh seseorang berdasar faktor kebiasaan turun-temurun. Faktor kebiasaan turun-temurun inilah yang menjadi pengikat bahwa tindakan tersebut dilakukan. Contoh: kebiasaan turun-temurun bahwa jika Arema tanding dan hasilnya (kalah atau pun menang) maka jalanan Kota Malang macet karena suporter berkonvoi.

d. Tindakan Afektif

Tindakan ini dilakukan karena pertimbangan kasih sayang. Kasing sayang menjadi penentu dominan bahwa tindakan sosial terlaksana. Contoh: orang tua karena kasih sayangnya pada anaknya, karena anaknya mengidolakan pemain A maka meskipun si anak sakit tetap dituruti kemaun atau kehendak si anak.

Empat Kw

Menyimak penjelasan di atas tentang jenis tindakan sosial menurut seorang ahli ekonomi politik dan sosiologi dari Jerman dapatlah mulai bisa membuat kategori tindakan sosial diri sendiri maupun lainnya dalam konteks suporter Aremania.

Tindakan individu atau suporter masih bisa dibuatkan pengelompokan secara horizontal. Pengelompokan secara horizontal dikategorikan dalam kwadran. Tetapi juga dibuatkan pengelompokan secara vertikal dikategorikan dalam kwalitas.

Tindakan dalam kwadran menjelaskan bahwa tindakan individu sangat beragam, sejajar, setingkat, dan berjenis-jenis tindakan. Tindakan dalam kwalitas maka menyatakan bahwa ada tindakan lebih tinggi maka ada tindakan di bawahnya.

Kwadran/kwalitas I T=P (Tindakan Sesuai Pikiran). Memiliki ciri warna Biru.

Tindakan individu sebagai suporter diselaraskan antara pikiran dan tindakan. Proses pikiran adalah individu datang, menonton, dan mendukung tim kebanggan. Itulah cara pandang, pola pikir dan tindakan perilaku kwadran I. Dan, tentunya memberikan dukungan positif konstruktif maka hasilnya berupa dukungan mental posotif bagi tim kebanggan. Tim bisa menang-bisa kalah. Tujuan suporter adalah memberi dukungan positif konstruktif. Kwadran ini dukungan secara penuh baik pikiran maupun tindakan. Kwadran indi individu sangat menyadari betul tindakan yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Kwadran/kwalitas II P>T (Pikiran Mendominasi Tindakan). Memiliki ciri warna Hijau.

Pikiran memberikan dukungan bagi tim kebanggan. Tetapi karena satu dan lain hal tidak bisa memberikan dukungan dalam wujud tindakan fisik di pinggir lapangan hijau. Ada alasan-alasan kuat sehingga membatasi dukungan tindakan. Pada kwadran ini perilaku diwujudkan dalam bentuk lain. Ada beberapa alasan terjadinya tipe kwadran II, seperti melaksanakan tugas atau pekerjaan kantor. Atau, maka tukar shift tidak bisa, atau karena ada keluarga/sanak keluarga sakit sehingga tidak bisa menonton. Atau juga individu yang berdomisili di luar kota letak pertandingan tim kebanggan.

Kwadran/kwalitas III T>P (Tindakan Mendominasi Pikiran). Memiliki ciri warna Kuning.

Pada kwadran ini memberikan kategori perilaku suporter berbeda dengan dua kwadran lainnya. Salah satu pembedanya ialah tindakan mendominasi pikiran. Perilaku diutamakan (ordinat) pikiran dinomorduakan (sub-ordinat). Komposisi dominasi ini mau mengatakan bahwa pikiran dikalahkan, dikuasasi oleh tindakan. Pikiran sebagai "alat" untuk mengolah sebelum bertindak dikalahkan oleh tindakan. Pikiran sebagai pengolah, pengarah, pedoman tindakan, tidak digunakan, bahkan diabaikan. Pikiran sebagai fase untuk menimbang, menyaring sebelum bertindak tidak dilakukan. Lalu, muncul pertanyaan mengapai pikiran diabaikan, apa pendorong tindakan lebih dinomorsatukan? Kwadran ini perasaan, emosional, atau bahasa kekiniaan baper. Maka tindakannya pun emosial semata.

Kwadran/kwalitas IV P>

Perilaku kwadran ini dilatari oleh pikiran sebagai "alat" mendorong, bahwa bukan tujuan menyaksikan pertandingan sepak bola bahkan bukan menikmati kelihaian memainkan bola, keakuratan pemain menendang bola, bahkan kecermatan penjaga gawang menangkap bola tentangan pemain lawan. Tindakan individu kwadran ini bukan pada perilaku sebagai wujud suporter sepak bola. Tipe individu kwadran ini sungguh jauh dari hakekat "label" suporter. Tetapi lebih dekat dikategorikan "supporter gelap".

Penutup

Melalui penguraian kwadran dan kwalitas tindakan individu maka bisalah diselidiki "tindakanku sebagai supporter Aremania termasuk yang mana?"

Jika termasuk kwadran dan kwalitas I maka pikiran dan tindakan sesuai dengan tindakan suporter sepak bola. Jika termasuk kwadran dan kwalitas II maka masuh bisa dimaklumi. Jika termasuk kwadran dan kwalitas III maka tidak bisa mengendalikan emosional, hati-hati karena tindakan dominan darii pikiran bisa merusak tim sepak bola kebanggan. Segeralah berhenti. Jika termasuk kwadran dan kwalitas IV maka sebaiknya berhati-hati dan bertanya dalam hati. "Apa tujuan saya sesungguhnya?"

Semoga melalui tulisan ini sedikit membantu membuat kategori diri sendiri.
Salam Satu Jiwa.
Arema.

 

Ditulis oleh:
Engelbertus K. Widijatmoko, M. Pd
Dosen Universitas Kanjuruhan Malang
Saat ini menempuh studi S3
Universitas Negeri Semarang

 

Ikuti WEAREMANIA di LINE dan gabunglah bersama kami di BBM untuk mengikuti update tim Arema Indonesia paling lengkap dan cepat!

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

1 - 1
Liga 1 - Stadion Kanjuruhan Malang (24/9/2017 - 18.30 WIB)
Hasil Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

0 - 3
Liga 1 - Stadion Aji Imbut Tenggarong (18.30 WIB)
Hasil Selengkapnya