Keajaiban dari Balik Pintu Ruang Ganti

Reporter : WeAremania
Pemain Arema FC dapat suntikan motivasi di ruang ganti (C) DANI KW

Wearemania.net - Sekali lagi, Arema FC mampu membalikkan keadaan dari tertinggal menjadi unggul dan akhirnya menang saat menang dramatis dari Persegres Gresik United di pekan ke-14 Liga 1, Rabu (12/7/2017) malam lalu. Kemenangan itu bisa dibilang merupakan suatu keajaiban dari balik pintu ruang ganti Stadion Tridharma Gresik.

Tim pelatih Arema menurunkan starting line-up yang tak jauh beda dengan saat menekuk Sriwijaya FC 3-2 di pekan sebelumnya. Jika ada perubahan, mungkin cuma masuknya sosok Esteban Vizcarra yang sudah pulih 100 persen dari cederanya.

Sejatinya, di atas kertas, kualitas dan komposisi pemain Arema jauh lebih unggul ketimbang Persegres Gresik United yang sampai laga tersebut lebih akrab dengan jurang degradasi. Ada tiga hal yang harusnya mampu mereka maksimalkan, yakni recovery kondisi pemain, ketenangan dan kematangan mental para penggawa Singo Edan.

Sayang, keunggulan tersebut tak mampu mereka manfaatkan. Gawang Arema yang dijaga Kurnia Meiga justru bergetar lebih dahulu saat laga masih berjalan 10 menit lewat Komarudin. Tersengat, Cristian Gonzales mampu membalas dan menyamakan skor menjadi 1-1 kurang dari 10 menit berselang. Lagi-lagi, keunggulan secara teknis tak berhasil dimanfaatkan Johan Farizi dkk. Mereka malah harus kebobolan lagi melalui aksi Patrick da Silva di penghujung babak pertama.

Seperti umumnya, tim pelatih Arema langsung mengavaluasi permainan di babak pertama sesaat setelah semua pemain memasuki ruang ganti untuk istirahat turun minum. Bisa jadi, selain mengavaluasi permainan anak asuhnya sendiri, pelatih Aji Santoso dan kolega juga menganalisa gaya bermain Persegres. Sepanjang babak pertama, tuan rumah memainkan gaya lebih menunggu bola dan mengandalkan serangan balik ketimbang menekan pertahanan Arema sejak menit awal. Hal itu tampak dari dua gol GU yang lahir dari serangan balik.

Diduga, suasana ruang ganti Arema cukup mencekam. Tertinggal 2-1 tentu bukanlah kabar baik bagi arek-arek Malang. Bisa jadi, Aji memberikan tritmen khusus kepada 11 pemain yang ada di lapangan, entah ngomel-ngomel kepada barisan pertahanan yang kecolongan dua gol, menyemprot pemain depan yang tak mampu memaksimalkan peluang, atau memarahi para gelandang yang tak menghadirkan umpan matang bagi target man mereka. Yang jelas jika melihat permainan Arema dan hasil akhir, bisa jadi Aji dkk justru memberikan suntikan motivasi untuk menguatkan mental dan arahan bagaimana seharusnya taktik berjalan lebih sempurna.

Ya, jika Arema mampu manfaatkan keunggulan secara teknis seperti yang disebutkan di atas sejak awal, mungkin jalannya pertandingan akan berbeda. Jika instruksi dari pelatih untuk menjalankan taktik yang disepakati sebelum kickoff dan dari tepi lapangan saat pertandingan berlangsung, bukan tidak mungkin Singo Edan mampu mencuri gol lebih dulu, lagi, lagi, lagi, dan akhirnya menang besar. Sayang, ketenangan dan kematangan penggawa Arema harus kembali digodok di ruang ganti.

Beruntung, di luar insiden memilukan yang menimpa kiper GU, Aji Saka yang sempat membentur gawangnya sampai pingsan hingga dievakuasi ke rumah sakit terdekat dengan ambulans, kerja keras pemain Arema melakukan ball possesion dan mengurung pertahanan Persegres berbuah hasil menggembirakan. Aji juga tepat dalam memilih pemain pengganti yang dimasukkan di babak kedua. Adalah Juan Pablo Pino, Ferry Aman Saragih dan Dedik Setiawan. Ketiganya mampu menjadi pembeda permainan Arema di babak kedua. Alhasil, gol yang dinanti datang juga dari aksi Jad Noureddine di menit 83 memanfaatkan srimit di depan gawang tuan rumah. Tak mau hasil imbang 2-2, pada menit kedua injury time, Dedik akhirnya menghadirkan gol kemenangan yang membuah Aremania yang turut hadir di Gresik pulang dengan kebahagiaan tak terkira.

 

Ditulis oleh: Abah Ongis

 

Ikuti WEAREMANIA di LINE dan gabunglah bersama kami di BBM untuk mengikuti update tim Arema Indonesia paling lengkap dan cepat!

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

0 - 0
Liga 1 - Stadion Kanjuruhan Malang (15.00 WIB)
Hasil Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

0 - 0
Liga 1 - Stadion Kanjuruhan Malang (18.30 WIB)
Hasil Selengkapnya