Aremanita Solo Ini Ungkap Rasanya Ada di Lautan Aremania

Reporter : Agung Prima
Luxita Aremanita Solo di Stadion Manahan

Wearemania.net - Pernah tahu rasanya menjadi wanita yang bediri di antara lautan suporter fanatik berkaos biru yang menamakan diri mereka Aremania? Dengan gamblang Luxita Dewi Mutiara mengungkapkannya kepada WEAREMANIA.

Keberadaan sosok kaum Hawa di antara para suporter sepak bola di tribun stadion yang didominasi para lelaki memang cukup menarik perhatian. Luxi, sapaan akrab Aremanita asli Banjarnegara itu tak merasa risih sama sekali. Menjadi minoritas baginya bukanlah suatu masalah.

"Berada di antara banyak Aremania menurut saya malah aman, banyak yang mengayomi gitu lho, seperti saat away tour ke luar Solo, bahkan mereka malah seringnya menganggap saya ini cowok, haha," ujar Luxi.

Menurut pengakuannya, awalnya sebenarnya ada enam Aremanita yang tergabung dalam korwil Aremania Solo. Mereka kebanyakan dari warga pendatang dari luar kota, seperti para pekerja dan mereka yang berkuliah di Kota Solo. Ketika mereka lulus kuliah, tidak lagi bekerja di sana, atau pulang ke kampung halaman karena ikut suami setelah menikah, akhirnya memaksa mereka keluar dari keanggotaan.

"Sekarang ini Aremanita-nya tinggal dua orang saja, termasuk saya, mau bagaimana lagi, ada juga sih beberapa istri nawak-nawak Aremania yang tergabung dalam Aremania Solo, tapi kan tidak bisa selalu ikut kumpul-kumpul, apalagi kalau sudah punya anak kecil," imbuh wanita kelahiran 17 November 1992 itu.

Wanita yang tak mau mengaku saat ditanya statusnya jomblo atau tidak itu awalnya suka Arema pada musim 2009-2010 ketika klub kebanggaan Aremania ini dilatih Robert Rene Alberts dan menjuarai Indonesia Super League di musim tersebut. Kebetulan saat itu Luxi sedang mengenyam bangku kuliah di Kota Solo dan Arema bermain di sana. Luxi mengaku senang sekali karena tim kebanggaan yang awalnya cuma bisa dilihatnya di televisi akhirnya bisa disaksikannya langsung di stadion.

"Saat itu saya nekat nonton sorang diri di Stadion Manahan, sampai setengah pertandingan beli minum dan bertemu seorang anggota Arema Solo, kalau tidak salah sejak tahun 2010-an saya akhirnya ikut gabung sama Aremania Solo," kenang Luxi.

Ketika ditanya mengapa suka Arema, Luxi sempat mengutarakan jawaban agak unik. Diakuinya, dulu dia bukanlah Aremanita, tapi 'pemain mania'. Luxi merupakan pengidola striker bengal Noh Alam Shah alias Along. Witing trisno jalaran soko kulino, Luxi sering nonton Along di Arema, akhirnya dia pun suka klub berjuluk Singo Edan itu.

Setiap melihat pertandingan Arema, Luxi selalu merasa merinding dengan banyaknya suporter yang datang dan kelihatan solid. Apalagi waktu wanita 25 tahun ini datang ke Stadion Kanjuruhan, Luxi cum abisa berkomentar: edan! Main sore atau main malam, menurutnya uforia masyarakat Malang luar biasa banget, dari pagi jalanan sudah rame.

"Harapan buat Arema, semoga makin edan Aremania-nya, makin edan timnya, mkin edan mainnya, dan jadi juara tahun iki, untuk Aremania Solo semoga makin solid kekeluargaannya dan makin banyak event-event positif yang dilaksanakan, terutama away tournya, hehe," pungkas Aremanita yang nge-fans Hendro Siswanto ini.

 

Ikuti WEAREMANIA di Instagram dan Channel Youtube untuk mengikuti update tim Arema FC paling lengkap, cepat dan terpercaya!

Komentar Aremania