Dua Arema Dan (Kayaknya) Tetap Dua

Ditulis Oleh Abi Yazid     Rabu, 25 Juli 2012
( Dilihat Sebanyak 3260 Kali )





Wearemania.net - Judul diatas tentu bukan kabar baik bagi Aremania. Benar, karena dengan ngototnya kedua manajemen plus dana yang ada (meski ISL masih dalam tahap pendekatan) maka kemungkinan besar akan tetap ada dua Arema di kompetisi musim depan.

Kompetisi Satu Dan Pembagiannya

Dengan prinsip keadilan membagi peserta menjadi dua dengan kompetisi ideal 20 tim. Maka ISL dan IPL bisa digabung dengan prosentase 66,6%. Karena itu, didapat peringkat 1-12 dari ISL dan peringkat 1-8 IPL bakal lolos di kasta tertinggi. Dari 20 peserta itu akan ada dua Arema di masa mendatang yang saling berkompetisi dan menjadi derby paling menarik karena dua klub berembrio dari tim yang sama mirip dengan Milan dan Internazionale.

Hitungan 66,6% ini bakal menyakitkan bagi klub dibawah peringkat 12 (ISL) dan 8 (IPL). Tapi dengan prinsip hitungan keadilan maka jalan itu adalah yang saat ini terbaik yang bisa dipilih jika PSSI dan KPSI plus Joint Commite (JC) memang benar-benar punya niatan memajukan sepakbola Indonesia. Tidak sekedar ucapan, namun disertai praktek yang baik untuk mengembalikan persatuan timnas Indonesia yang selama satu tahun ini melakukan pertandingan lelucon dengan membayar mahal tim-tim luar negeri.

Tinggal pertanyaannya, mau tidak keduanya bergandengan tangan, saling legowo dan tidak ada barisan sakit hati yang hanya koar lewat media.

Demi Indonesia Dan PSSI Atau Demi Kelompokmu Bos?

Arema Jadi Dua

Arema Indonesia ada peringkat 12 ISL dan Arema Indonesia juga peringkat ketiga IPL. Hitungan 66,6% membuat keduanya bakal lolos di kompetisi tertinggi. Sehingga meski ada pertemuan bawah tanah antar dua manajemen yang belum bisa diberitakan tentang bersatunya Arema. Serta dengan aksi sidang di pengadilan negeri yang masih berjalan membuat kemungkinan Arema menjadi satu tetap sangat terbuka lebar.

Di Kanjuruhan....

Namun Arema dua ini secara kasat mata bisa benar-benar nyata di tahun depan. Bukan sekedar menakut-nakuti tetapi beberapa fakta memang berkata demikian.

Soal nama, ini mungkin yang paling repot, tentu tidak jika dua tim gunakan satu logo dan satu nama. Tetapi kalau boleh usul embel-embel Arema bisa diberi Arema Indonesia dan Arema Malang. Dua nama depan yang sama dan tetapi nama belakang berbeda. Yang berhak menyandang Indonesia atau Malang. Bisa dilakukan pertemuan yang dihadiri dan disepakati bersama kan.

Efeknya

Dengan Arema menjadi dua, maka akan ada keuntungan. Salah satu keuntungannya adalah, ribuan bakat muda di Malang Raya bakal tersalurkan jika ada lebih banyak klub yang ada di Malang. Sudah menjadi pengetahuan umum, jika Malang adalah salah satu daerah penghasil bibit bola di Indonesia. Secara luar, bersama Surabaya, Jawa Timur menjadi penghasil pemain terbanyak di berbagai level kompetisi di Indonesia. Bahkan, beberapa tim papua yang aktif sambang ke Malang untuk melakukan TC seperti Perseman, Persiwon, Persidafon, hingga Persiwa tidak segan-segan mengontrak para pemain yang ditemuinya ketika ujicoba di Malang.

Gajayana

Di Gajayana....

Keuntungan yang lain adalah dua tim akan saling ingin yang terbaik. Saling ada perbaikan manajemen jika perlu untuk menarik minat massa yang tentu bakal bergaris lurus dengan bagusnya klub.

Kerugiannya, Tidak ada rivalitas paling menakutkan selain pertarungan antar suporter bersaudara di luar lapangan. Tengok Laskar Benteng Viola (Persita) dan Benteng Mania (Persikota), tengok Snex dan Panser (dukung tim yang sama), tengok Boroliar dan Boromania (tim sama), dan tengok pula Slemania dan Brigade Curva Nord (tim sama).

Diintai musuh di kota yang sama tidak mengenakan, karena kita tidak tahu si A dukung apa dan si B dukung siapa. Sebab, dalam satu kota/daerah dipastikan punya dialek yang sama. Jika dua Arema tetap ada, bibit permusuhan memang akan terbuka lebar. Apalagi tidak semua orang Malang (Indonesia umumnya) seperti warga London, Manchester ataupun Liverpool, yang mengatakan permusuhan sepakbola hanya 90 menit di lapangan. Jika suporter Tottenham Hotspur saling maki di stadion Emirates dengan suporter Arsenal, maka keduanya akan selesai di luar lapangan. Sehingga jarak Emirates Stadium dan White Hart Line yang hanya 5Km tidak menjadi persoalan karena suporter bisa datang dan pergi. Pun juga dengan Everton serta Liverpool yang punya stadion dengan berjarak 300 meter yang hanya memaki di dalam stadion. Serta pulang bisa dengan tenang.

Satu Arema

Arema Satu Masih Sangat Mungkin....

Uraian ini memang tidak baik bagi kesehatan. Apalagi bagi 70% suporter tetap ingin Arema itu satu, disamping 25% tetap dukung ISL dan 5% tetap mendukung IPL. Tapi jika mengatakan 'Arema itu satu, ya yang di ISL' juga tidak benar sepenuhnya, karena fakta di lapangan Arema memang dua. Dua tim yang bermarkas di dua stadion yang berbeda yang menggunakan satu logo dan satu nama AREMA INDONESIA.

Tenang, ulasan ini masih berlanjut kok..... :)

*Tulisan santai dari Redaksi sembari menunggu imsak, Redaksi sendiri tetap ingin Arema itu satu, tanpa embel-embel pembeda dan tetap SATU (Save Arema To United), ikuti penulis ditwitterdengan akun@el_abie















Kecenk terus menunjukkan permainan agresif, di ujicoba ketiga Arema, dia sukses mencetak gol. Hal ini membuat sang pemain membuat empat gol dari tiga laga ujicoba Arema (Foto: Abi Yazid)