Jika Terus Konflik, Inep Larang Gajayana Dipakai

Ditulis Oleh WeAremania     Sabtu, 18 Februari 2012
( Dilihat Sebanyak 471 Kali )



Peni Suparto Menolak Gajayana Dipakai Jika Arema IPL Tetap Dua
Peni Suparto Menolak Gajayana Dipakai Jika Arema IPL Tetap Dua

Wearemania.net - Dualisme yang terjadi di tubuh Arema memang belum sepenuhnya selesai. Karena itu, Peni Suparto yang ditunjuk HM M Nur ketua yayasan untuk mengayomi Arema sudah pasang jurus agar konflik itu segera selesai.

"Kalau hingga pertandingan derbi antara Arema lawan Persema, konflik Arema belum juga selesai, saya tegas akan melarang Arema main di Stadion Gajayana," ungkap politisi dari PDI-P itu, saat ditemui wartawan seusai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD Kota Malang, Jumat (17/2/2012)

Menurut Peni, pertandingan derby di tunda tidak masalah. Hal itu memang kewenangan PSSI. "Hanya saya selaku walikota Malang, sudah sepakat dengan Kaporesta Malang, kalau tetap ada dua pengelola, dua tim, tegas tak akan mengizinkan Arema tanding di Gajayana," katanya.

Adapun laga derby, rencananya dari PT LPIS, akan digelar pada 26 Maret mendatang. Namun, penetapan jadwal tersebut, masih bisa berubah. Karena hingga kini, PSSI masih mencari jalan keluar untuk mendamaikan kedua belah pihak antara Manajemen Arema dan M Nur.

Kalau diberi izin jelas Peni, dengan kondisi tetap ada dualisme, antara M Nur dan PT Ancora selaku investor, tetap tak aman. "Tetap akan gegeran dan Kota Malang tidak kondusif. Makanya harus jadi satu," tegasnya.

Alasannya beber Peni, pihaknya menginginkan Kota Malang, tetap keamanan dan kondusif. Kesepakatan dengan pihak kepolisian setempat itu aku Peni, diambil pada Kamis (16/2/2012). "Kamis kemarin kita sudah sepakat dengan Kapolresta. Kalau tidak kondusif, korbannya adalah rakyat Malang," katanya.

Ditanya apakah dualisme pemain dan pelatih harus tetap digabung, Peni mengaku harus tetap digabung. "Kalau saya tetap, Milo (Milomir Seslija) dan along (Noh Alam Shah cs), harus digabung. Tapi sepertinya susah," ujarnya.

Peni tetap ngotot agar Milo dan Along cs digabung dengan pemain asuhan Dejan Antonic, karena kualitas Along cs dan Milo sudah teruji di Arema. Milo berhasil dua pertandingan bawa Arema menang, Along cs berhasil bawa Arema juara dan runner up di kompetisi ISL musim lalu. "Harus bersatu, kalau ingin main di Gajayana," tegasnya lagi. (ODs/We/Bjt)









Bustomi dan Joko Susilo terlihat saling bercengkrama usai bertanding. Tidak jelas apa yang dibicarakan yang penting foto dulu (Foto: Abi Yazid)