Ada 4.125 Aremania jadi saksi kekalahan Arema dari Bali United di Pekan 24 Super League 2025-2026, Jumat (6/3/2026). Pelatih Marcos Santos kecewa atas kekalahan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang dengan skor 3-4 itu.
Pada babak pertama, gawang Arema kebobolan dua gol oleh Teppei Yachida dan Diego Campos. Dalberto Luan Belo mampu memperkecil ketinggalan di awal babak kedua, tapi Bali United berhasil memperlebar jarak menjadi 3-1 lewat brace Yachida.
Dalberto kembali memperkecil skor menjadi 2-3, tapi gol Betinhp Filho ke gawang sendiri membuat Arema kembali tertinggal 2-4. Gol bunuh diri Kadek Arel di menit tambahan waktu babak kedua menjadi gol hiburan bagi Arema di laga ini.
“Saya kecewa dengan kekalahan ini, terlebih karena kami bermain di depan para suporter kami yang datang ke Kanjuruhan untuk kembali memberi kepercayaan kepada tim,” kata Marcos.
Kekalahan Arema dari Bali United Jadi Penyesalan Marcos Santos
Selain kecewa, Marcos juga mengaku menyesali kekalahan kandang Arema saat menjamu Bali United itu. Menurutnya, Arema tak seharusnya mendapatkan balasan kekalahan atas pengorbanan mereka neribun.
“Saya merasa menyesal, karena para suporter datang ke stadion meskipun hujan. Sekitar 4.000-an orang hadir di stadion untuk mendukung kami,” imbuhnya.
“Mereka rela berada di bawah guyuran hujan, tetapi kami gak memberikan apa yang mereka pantas dapatkan,” jelas pelatih asal Brasil itu.
Terimakasih Aremania
Marcos tak lupa menyampaikan rasa terimakasihnya untuk Aremania. Khususnya untuk para suporter yang tak meninggalkan klub saat berada di hari buruk seperti saat ini.
“Saya juga berterima kasih kepada para suporter yang tetap bertahan hingga akhir dan terus memberi dukungan. Bagi penonton, ini mungkin pertandingan yang menarik karena skor 4–3 yang berarti banyak gol tercipta. Ini pertandingan yang terbuka antara dua tim. Lawan memanfaatkan peluang yang mereka miliki, sementara kami melakukan kesalahan,” pungkasnya.
