Kilas Balik - Memori Liga Galatama 1992/1993

Ditulis Oleh WeAremania     Selasa, 29 Juli 2014
( Dilihat Sebanyak 9577 Kali )



Ayo diwoco Ker!
   
Skuat Arema juara Galatama 1992-1993
Skuat Arema juara Galatama 1992-1993

Ada satu pesan khusus Acub Zainal kepada putranya, Ir Lucky Adrianda Zainal, ketika mendirikan Arema di Malang, 11 Agustus 1987. Luck, Papimu ingin klub ini suatu saat harus menjadi juara Galatama, dengan demikian tidaklah sia-sia segala perjuangan dan upaya kita mendirikan klub ini , pesan Sang Jenderal.

Sekilas, pesan itu memang amat singkat tetapi selalu membekas dan tergiang-ngiang di telinga Lucky. Setelah 6 tahun mengikuti kompetisi Galatama akhirnya, amanat sesepuh Arema itu akhirnya terwujud. Dengan perjuangan yang berliku-liku akhirnya Arema mampu menjadi klub sepakbola pertama di Malang yang menjadi juara Indonesia lewat kompetisi Liga Non Amatir, Kompetisi Galatama XII. Dan Lucky yang saat itu menjadi Ketua Umum mampu mewujudkan impian sang jenderal.

Tidak ada yang menyangka Arema akan mampu menjadi juara saat itu. Mengingat Arema hanyalah klub kecil yang mempunyai materi pemain yang diawal musim dianggap pas-pasan dan tidak semegah klub-klub lain, bandingkan dengan Pelita Jaya yang didukung oleh Nirwan Bakrie atau Mitra Surabaya, Assyabaab yang diback up Salim Group, Petrokimia Putra-PKT-Semen Padang yang didukung BUMN, atau Barito Putra yang saat itu didukung Prayogo Pangestu lewat Barito Pasific, Arema hanya klub yang didukung sponsor Toyo Menka dengan nilai sponsorship Rp.86 juta setahun dan praktis hanya mengandalkan uang pemasukan tiket sebagai dana operasional. Tapi Arema mampu mewujudkan mimpi Sang Jenderal. Bahkan andaikata Arema mampu memenangkan pertandingan melawan PKT di kandang maka juaranya Arema waktu itu menorehkan tinta emas karena juara dengan menyisakan 3 pertandingan. Sayangnya pertandingan melawan PKT berakhir imbang 0-0 di Gajayana. Padahal saat itu pesta pernisbatan Arema sebagai kampiun sudah disiapkan besar-besaran.

Wearemania.net - Sumber : www.aremaniacyber.com

Selengkapnya Tentang Sejarah Arema dari masa ke masa















Bagas Adi Nugroho mencoba berkomunikasi dengan Arthur Cunha untuk membicarakan pertahanan Arema. Foto: Dani Kristian W

 


Login