3 Pemain PSIS yang Harus Diwaspadai Arema

3 Pemain PSIS yang Harus Diwaspadai Arema

Arema harus mengalahkan PSIS Semarang di matchday terakhir Grup A Piala Menpora 2021, Selasa (30/3/2021) malam untuk lolos ke babak selanjutnya. Setidakya, ada tiga pemain PSIS yang harus diwaspadai Arema demi mewujudkan target tiga poin itu.

Pada matchday pertama, PSIS hanya bermain imbang 3-3 dengan Barito Putera. Padahal, saat itu mereka sudah unggul 3-0 di babak pertama.

Ketidakpuasan atas kegagalan meraih poin penuh itu akhirnya dilampiaskan para pemain PSIS di matchday kedua melawan PS TIRA-Persikabo. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu pun menang dengan skor cukup telak 3-1.

Inilah 3 Pemain PSIS yang Harus Diwaspadai Arema

1. Fandy Eko Utomo

Fandy Eko Utomo baru memperkuat PSIS di Liga 1 2020 lalu, tetapi penyerang sayap ini sudah nyetel dengan lini depan timnya. Arema harus mewaspadai kecepatan dan penempatan posisinya yang kadang tak terduga di dalam kotak penalti lawan.

Putra legenda sepak bola nasional, Yusuf Ekodono itu sejauh ini juga cukup produktif dengan mengemas dua gol. Gol-gol itu dibuatnya dalam dua laga, ke gawang Barito dan PS TIRA-Persikabo.

2. Pratama Arhan

Pratama Arhan merupakan sosok bek sayap modern yang tak cuma bisa bertahan, tapi ikut membantu serangan di PSIS. Arema harus mewaspadai kecepatan dan kemampuannya dalam memberikan crossing-crossing ke mulut gawang.

Pemain asli Blora itu sudah melesakkan satu gol di turnamen pramusim ini. Gol itu dibuat Arhan ke gawang PS TIRA-Persikabo saat PSIS menang 3-1.

3. Hari Nur Yulianto

Hari Nur Yulianto menjadi andalan di lini depan PSIS sejak musim 2013. Arema harus mewaspadai penyerang asli Kendal itu karena sudah enam kali menjebol gawang mereka dalam kurun waktu 2015 hingga 2020.

Di turnamen pramusim kali ini pun Hari sudah mencetak satu gol untuk PSIS. Gol itu dibuatnya ke gawang Barito saat kedua tim bermain imbang 3-3.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.