Ada Jaminan Subsidi PT LIB, Arema Tenang

Ada Jaminan Subsidi PT LIB, Arema Tenang
Latihan Arema (C) DANI KRISTIAN

Meski bergulirnya lanjutan Liga 1 2020 kembali molor, General Manager Arema, Ruddy Widodo merasa tenang. Pasalnya, sudah ada jaminan subsidi PT LIB (Liga Indonesia Baru).

Jaminan itu diutarakan PT LIB dalam pertemuan dengan 18 klub peserta Liga 1 2020 di Yogyakarta, Selasa (13/10/2020) lalu. Dalam kesempatan itu, PSSI juga memaparkan skema bergulirnya lanjutan Liga 1 2020, yang bisa dimulai November, Desember, maupun Januari.

Kalau dimulai November, waktu kompetisi dijadwalkan selesai pada Maret 2021, sedangkan jika dimulai Desember, opsinya liga bisa sampai Maret dengan format berubah, atau April jika format tetap. Sementara jika dimulai Januari maka dipastikan kompetisi berlangsung dengan format berubah.

“Kapan pun Liga 1 2020 dilanjutkan kembali dan kapan pun berakhirnya, dalam masa tunggu, PT LIB sudah berkomitmen subsidi akan tetap diberikan. Ini yang membuat kami dari pihak klub merasa tenang,” kata Ruddy.

Jaminan Subsidi PT LIB Sangat Membantu

Ruddy Widodo tak sungkan menyebut subsidi yang diberikan operator Liga 1 2020 sangat membantu bagi finansial klub. Bukan cuma Arema, menurutnya PT LIB memahami jika seluruh klub peserta kompetisi dalam kondisi keuangan yang kurang sehat di masa pandemi covid-19.

Arema saja yang biasanya menganggap subsidi sebagai vitamin, kini bergantung pada dana hibah dari PT LIB tersebut. Pasalnya, potensi pemasukan klub banyak yang hilang.

“Selama pandemi, pemasukan klub dari uang tiket sudah jelas tidak ada, merchandise jelas menurun. Sponsor? Untung saja sponsor Arema tidak pergi. Namun demikian, uang sponsor itu biasanya dikeluarkan dalam beberapa kali termin. Mereka baru mau mencairkan uangnya jika kick-off Liga 1 2020 dimulai lagi. Jadi, bagi Arema, subsidi ini sangat penting dan membantu,”

imbuhnya.

Subsidi untuk Memenuhi Gaji

Ruddy Widodo menegaskan, subsidi yang diterima Arema itu akan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Selain untuk menggaji pelatih dan pemain Arema, juga untuk memenuhi hak ofisial tim dan karyawan klub.

“Tentu subsidi itu sangat membantu bagi kami. Uangnya bisa kami pakai untuk menggaji semuanya. Meskipun gaji pelatih dan pemain besarnya 25 persen sesuai dengan Surat Keputusan PSSI, tetap saja menjadi pengeluaran bulanan terbesar klub,” pungkas manajer berkaca mata itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.