Ada Payung Hukum, Arema Gelar Negosiasi Lewat Grup WhatsApp

Ada Payung Hukum, Area Gelar Negosiasi Lewat Grup WhatsApp
Ruddy Widodo (C) DANI KRISTIAN

Setelah dibuat payung hukum untuk penggajian bulan Juli dan Agustus oleh PSSI, Arema segera bergerak cepat. Manajemen Arema gelar negosiasi dengan pelatih dan pemainnya lewat grup WhatsApp.

Seperti diketahui, PSSI sudah mengeluarkan surat keputusan yang mengizinkan klub bernegosiasi dengan pelatih dan pemain mengenai rasionalisasi nilai kontrak. Jika tak ada kesepakatan, maka nilai kontrak dikembalikan 25 persen dari gaji semula seperti regulasi penggajian April-Juni kemarin.

General Manager Arema, Ruddy Widodo menyambut baik surat keputusan PSSI itu yang sekaligus memastikan bergulirnya kembali Liga 1 2020 pada Oktober mendatang. Surat keputusan PSSI itu pun langsung dibagikan kepada seluruh komponen tim.

“Kami bagikan surat keputusan itu kepada pelatih dan pemain melalui grup WhatsApp. Surat itupun sudah ditranslate ke dalam Bahasa Inggris, dan sudah kami sampaikan kepada agen pelatih dan pemain asing,” kata Ruddy.

Arema Gelar Negosiasi yang Tidak Rumit

Ruddy Widodo berharap menggelar negosiasi yang tidak rumit dengan pelatih dan pemain. Karena sudah ada patokan maksimal nilainya 25 persen, harapannya pelatih dan pemain bisa menerimanya.

Bukannya pesimis, manajer asal Madiun itu beranggapan pelatih dan pemainnya tidak mungkin mau jika gajinya di bawah 25 persen. Kemungkinan besar mereka bakal menyepakati nilai 25 persen seperti dalam surat keputusan PSSI.

“Soal negosiasi ini keputusannya kembali pada direksi. Saya kira besar kemungkinan angka 25 persen itu yang akan dipakai. Bukannya kami pesimis, tapi untuk tiga bulan kemarin yang 25 persen saja mereka berat menerima, jadi tidak mungkin di bawah angka itu,” imbuhnya.

Sudah Kesepakatan dengan APSSI dan APPI

Ruddy Widodo beranggapan nominal gaji 25 persen itu sudah menjadi kesepakatan antara PSSI dengan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI) dan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI). Sebelum memutuskan, PSSI sempat menjalin komunikasi dengan kedua asosiasi itu.

“Sepertinya memang tidak menemukan titik temu di bawah angka 25 persen. Jadi, dalam surat keputusan PSSI tertera angka tersebut untuk gaji maksimal pelatih dan pemain di bulan Juli dan Agustus,” pungkas pria berkaca mata ini.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.