Akhirnya Kepala Kejari Kota Malang Menemui Aremania Setelah Hampir Satu Jam Melakukan Aksi

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, Edy Winarko akhirnya menemui Aremania, Senin (31/10/2022). Momen itu terjadi setelah hampir satu jam Aremania melakukan aksi damai usut tuntas kasus Kanjuruhan Disaster 2.

Ratusan Aremania mendatangi Kejari Kota Malang untuk menyampaikan tuntutannya terkait kasus Tragedi Kanjuruhan. Harapannya, Kejati Kota Malang menyampaikannya kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Setelah dibuka dengan orasi, massa yang berkostum serba hitam itu meneriakkan harapan agar kejaksaan mengembalikan berkas penyidikan kasus Tragedi Kanjuruhan kepada tim penyidik. Sebab, berkas itu dinilai cacat hukum karena tidak lengkap.

“Balik, balik, balikkan berkas. Balikkan berkas sekarang juga,” teriak Aremania.

Selain itu, Aremania memanggil-manggil nama Edy, diminta untuk keluar kantornya. Mereka ingin ditemui demi meminta kepastian penyampaian harapan yang mereka titipkan kepada Kejati Jatim.

“Metu, metu, metu Pak Edy. Metu Pak Edy sekarang juga (keluar, keluar, keluarlah Pak Edy. Keluarlah Pak Edy sekarang juga),” teriak Aremania lagi.

Janji Edy Winarko Kepada Aremania

Edy Winarko mendengarkan langsung apa saja tuntutan Aremania dalam aksi damai ini. Ia pun berjanji untuk menyampaikan tuntutan mereka kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

“Kami sudah menerima tuntutan dan akan kami tindak lanjuti kepada pimpinan kami. Mohon doanya agar semuanya berjalan lancar,” kata Edy.

Aremania yang tak puas menanyakan kapan Edy menyampaikan harapan mereka kepada Kejati Jatim. Edy pun menegaskan hari ini juga apa yang menjadi tuntutan Aremania akan disampaikannya.

Massa yang masih belum puas bahkan memaksa Edy untuk menelepon langsung Kepala Kejati Jatim di hadapan mereka. Namun, Edy malah meminta Aremania bersabar, lalu masuk ke dalam kantornya lagi untuk menggelar rapat internal.

“Kami harap Aremania bersabar. Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan diterima,” tandasnya.

Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan Aremania kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melalui Kejaksaan Negeri Kota Malang. BACA: Inilah tuntutan Aremania dalam aksi di depan Kejari Kota Malang.