Aksi Diam 300-an Aremania Rajajowas Doakan Korban Kanjuruhan Disaster 2

Aksi diam dilakukan 300-an Aremania Rajajowas (Sawojajar, Kota Malang), Minggu (20/11/2022) siang. Selain corteo, mereka melakukan doa bersama untuk korban Kanjuruhan Disaster 2.

Mereka bergerak dari gapura selamat datang sebagai gerbang masuk Kelurahan Sawojajar menuju ke utara, dan kembali ke titik kumpul. Setelah itu mereka melakukan aksi diam selama kurang lebih 30 menit sambil menutup jalan masuk ke Sawojajar.

Dalam aksinya, Aremania Rajajowas juga sempat melakukan Salat Gaib untuk seluruh arwah korban meninggal Tragedi Kanjuruhan. Mereka pun menggelar tahlil bersama.

Koordinator aksi Aremania Rajajowas, Novan mengatakan, aksi ini merupakan aksi lanjutan dari aksi-aksi Aremania sebelumnya. Aremania yang ada di Sawojajar berupaya menginisiasi gerakan perkorwil yang disambut baik oleh korwil-korwil Aremania lainnya di Malang Raya.

“Di Sawojajar ini yang meninggal ada satu orang. Kami sudah minta izin kepada keluarga korban, mereka sudah legowo tapi izin tidak ikut aksi ini. Massa murni dari lingkungan Sawojajar sendiri, jumlahnya sekitar 300-an,” kata Novan.

Aremania Rajajowas Doakan Korban Kanjuruhan Disaster 2 dan Tuntut Usut Tuntas

Novan menambahkan, Aremania Rajajowas bukan cuma menggelar aksi diam saja. Mereka pun menegaskan tuntutan usut tuntas kasus tragedi kemanusiaan ini seperti yang sudah disuarakan seluruh Aremania.

“Kami turut berduka untuk teman-teman. Kami minta pertanggungjawaban keadilan saja. Targetnya seadil-adilnya, untuk teman-teman kita 135 yang meninggal dan 300-an lebih yang luka-luka. Di Sawojajar sendiri ada 50-an orang yang luka-luka,” imbuhnya.

“Kami ingin yang seadil-adilnya. Yang tersangka harus diusut. Kita mintanya sesuai dengan hashtag yang kita pakai, #usuttuntas. Sesuai prosedur hukum di Indonesia. Kalau memang sesuai prosedur cuma enam tersangka saja, kami legowo, yang penting sampai tuntas.”

Menunggu Proses Hukum, Aksi-aksi Lain Tetap Digelar

Novan menyebut, Aremania Rajajowas siap melakukan aksi-aksi berikutnya jika memang dibutuhkan untuk mengawal proses hukum kasus Kanjuruhan Disaster 2 yang sedang berjalan ini.

“Sejauh ini alhamdulillah kemarin Tim Gabungan Aremania yang kami tahu sudah berangkat ke Jakarta. Kami menunggu kabar selanjutnya dari mereka. Kalau prosesnya belum tuntas, bulan depan, tahun depan, kami siap melakukan aksi lagi, sampai tuntas,” tandasnya.