Akui 80 Persen Pemain Arema Musim Ini Sudah Habis Kontrak

Ternyata ada 80 persen pemain Arema musim ini sudah habis kontraknya begitu Liga 1 2021-2022 berakhir di bulan Maret. Hal itu diakui sendiri oleh manajemen klub kebanggaan Aremania ini.

Media Officer Arema, Sudarmaji menyebut, setelah kompetisi berakhir, semua staf pelatih dan pemain dipulangkan ke keluarga masing-masing. Sayangnya, tak semua dari mereka mengetahui nasib masing-masing selanjutnya.

Maka, tak heran jika pemain asing seperti Carlos Fortes bisa lepas ke PSIS Semarang, sekalipun masih menyisakan kontrak hingga 30 April. Pemain pun pasti butuh kepastian masa depannya.

“Ada beberapa pemain, sebagian besar, sekitar 80 persen, sudah masuk dalam status kontraknya habis,” kata Sudarmaji.

Pemain Arema Musim Ini Sudah Habis Kontrak, Ada Notifikasinya dari PT LIB

Sudarmaji menambahkan, setiap klub akan menerima notifikasi dari sistem pengingat buatan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tentang pemain yang kontraknya habis. Arema pun sudah menerima notifikasi yang dimaksud.

Begitu kontrak habis dan tak ada pemberitahuan perpanjangan durasi kontrak dari klub, maka otomatis si pemain dihapus dari daftar skuad klub tersebut.

“Kami sudah menerima pemberitahuan dari sistem pengingat tersebut. Saat ini masih ada beberapa pemain yang kontraknya habis bulan April. Ada juga yang kontraknya baru habis dua tahun yang akan datang,” pungkasnya.

Carlos Fortes memutuskan hengkang ke PSIS Semarang meski masih menyisakan kontrak di Arema. BACA: Inilah penyebab dan alasan Carlos Fortes bisa pergi ke PSIS meski masih punya kontrak di Arema.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.