Berita Arema

Alasan Arema Selalu Menggelar Latihan Pagi Terus-terusan

Ternyata tim pelatih Arema selalu menggelar latihan pagi terus-terusan bukannya tanpa alasan. Dokter Tim Arema, dokter Nanang Tri Wahyudi menilai keputusan itu tepat.

Sejak menggelar sesi latihan perdana, Selasa (10/5/2022) lalu, Arema sama sekali belum pernah berlatih di lapangan pada sore hari. Latihan sore hanya dilakukan di dalam pusat kebugaran (gym), itu pun satu minggu sekali.

Menurut dokter Nanang, latihan pagi bagus buat pemain Arema untuk adaptasi dengan cuaca panas. Hal itu membuat tubuh Johan Farizi dan kawan-kawan terbiasa dalam cuaca panas.

“Di satu sisi, latihan di cuaca panas kan adaptasi terhadap panas juga, agar tubuh tidak kaget kalau bermain di cuaca panas, pemain sudah terbiasa,” kata dokter Nanang.

Alasan Lainnya Arema Selalu Menggelar Latihan Pagi

Dokter Nanang menambahkan, berlatih di pagi hari juga bagus bagi perkembangan fisik dan psikologis pemain. Ketika harus berlatih di pagi hari para penggawa Arema dipaksa tidak begadang.

Alumni Universitas Gajah Mada Yogyakarta ini mewanti-wanti betul kepada para pemain Arema jangan sampai begadang malamnya ketika ada latihan pagi. Sebab, ketika ritme tidur di malam hari terganggu akan berpengaruh terhadap kondisi fisik yang mudah sakit.

“Latihan pagi bagus juga agar pemain Arema bisa mengatur ritme tidur. Latihan pagi akan memaksa mereka mau tak mau malamnya harus segera tidur tepat waktu,” imbuhnya.

Mengatasi Potensi Mudah Sakit

Selain menjaga ritme tidur, dokter Nanang juga meminta para pemain Arema untuk tidak sampai kehausan saat berlatih. Karenanya, asupan minuman harus terpenuhi dengan cukup saat berlatih.

“Di sisi lain, latihan pagi di cuaca panas itu kalau tidak hati-hati bisa bikin badan nge-drop, dan gampang sakit. Yang terpenting mereka harus menghindari dehidrasi, bagaimana caranya agar tidak sampai kurang minum,” tandasnya.

Dokter Nanang sempat menggelar tes antropometri untuk mencari tahu kondisi fisik pemain Arema. BACA: Dari hasil tes antropometri yang dijalani, ada satu-dua pemain Arema yang dapat PR khusus karena kelebihan berat badan.

Exit mobile version