Arema Belajar Tata Kelola Klub Berbasis Membership dari Program UEFA

Jemput Bola, Arema Surati Para Sponsor
Yusrinal Fitriandi (C) AKAIBARA

Ajang UEFA Assist League Development Programme 2022 yang digelar di Jakarta, 18-23 November 2022 menjadi kesempatan berharga bagi klub-klub peserta. Arema belajar tata kelola klub berbasis membership dari program itu.

Tata kelola klub sepak bola memang menjadi salah satu bahasan menarik dalam program tersebut. UEFA membuka wawasan pengelolaan klub berbasis membership untuk dapat diaplikasikan di Arema.

Manager Bisnis dan Marketing Arema, Yusrinal Fitriandi yang hadir dalam ajang tersebut mengatakan banyak wawasan yang didapatkan di sana. Untuk hari pertama, pihaknya sudah mendapatkan beberapa materi.

“Yang menarik adalah opsi bagaimana klub ini dikelola secara membership, mengajak potensi fans,” kata Inal, sapaan akrab Yusrinal.

Arema Belajar Tata Kelola Klub, Wacanakan Lempar Saham ke Aremania

Inal berandai-andai, jika tata kelola klub berbasis membership dijalankan di Arema, maka peluang Aremania untuk ikut dalam pengelolaan klub bukan tidak mungkin. Makanya, wacana manajemen klub lempar saham ke suporter kembali mencuat.

Menurutnya, hal ini tentu saja semakin memudahkan suporter untuk mendapatkan akses. Selain itu, hal tersebut juga sejalan dengan program klub.

“Dicontohkan dalam workshop tersebut tata kelola berbasis kepemilikan anggota salah satunya adalah Barcelona. Tapi hal itu tentu saja masih menjadi opsi, untuk aplikasinya tentu saja membutuhkan proses. Terlebih kultur sepak bola kita berbeda dengan negara-negara lain,” imbuhnya.

Stuart Robert Larman yang merupakan UEFA Assist Expert menyampaikan materi tersebut. Selain tata kelola operasional dan permodalan klub, disampaikan pula materi lain seperti pengembangan sepak bola.

“Pengembangan sepak bola secara detail dan profesional dijelaskan di sini. Banyak opsi yang bisa dilakukan, tentu saja berkat dukungan semua pihak,” pungkasnya.