Arema Bentuk Task Force untuk Merombak Tata Kelola Klub Pasca Hengkangnya Gilang Pramana

Arema bentuk task force pasca hengkangnya Gilang Pramana sebagai Presiden klub. Tim ini nantinya akan bertugas untuk merombak tata kelola klub agar lebih profesional.

Hal ini menjadi program prioritas yang disampaikan Komisaris PT. Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI), Tatang Dwi Arifianto. Sebagai pengelola klub, pihaknya juga ingin struktur organisasi klub ditata ulang.

“Tim Pemulihan Arema ini semacam task force yang bertugas untuk melakukan evaluasi total terhadap tata kelola klub Arema. Selain tetap pada prioritas program tanggap darurat melalui Posko Crisis Center, juga turut memberikan bantuan dan konsultasi hukum serta taruma healing,” kata Tatang.

Arema Bentuk Task Force Untuk Eksekusi Evaluasi Pasca Kanjuruhan Disaster 2

Menurut Tatang, pasca Kanjuruhan Disaster 2, banyak hal yang harus dievaluasi. Nantinya, evaluasi tersebut akan dieksekusi lewat task force yang dibentuk.

“Tentu pasca Tragedi Kanjuruhan, banyak hal yang perlu dievaluasi dan dibenahi. Karena itu, agar evaluasi berjalan obyektif dan profesional dibutuhkan Tim Pemulihan Arema. Harapannya pemulihan berlangsung tepat sasaran dan komprehensif,” pungkasnya.