Arema Catatkan Cleansheet 2 Kali, Pelatih Kiper Arema: Itu Sudah Tugas Mereka

Pelatih kiper Arema, Jarot Supriadi tak memberikan pujian berlebihan atas pencapaian kiper Arema di babak penyisihan grup Piala Presiden 2022 lalu. Jika Arema catatkan cleansheet dua kali, menurutnya itu sudah menjadi tugas kiper.

Dari tiga pertandingan, Arema cuma kebobolan satu kali oleh gol Willem Jan Pluim ketika kalah 0-1 dari PSM Makassar. Pada dua laga lainnya, Arema menang tanpa kebobolan, 1-0 melawan Persik Kediri dan Persikabo 1973.

Saat melawan Persik, gawang Arema dijaga Teguh Amiruddin karena Adilson Maringa tengah cedera adduktor. Sementara, di laga melawan Persikabo, giliran Maringa yang berdiri di bawah mistar gawang.

“Soal cleansheet itu biasa, itu sudah mejadi tugas kiper. Kan di kompetisi kemarin Arema juga sudah sering cleansheet,” kata Jarot.

2 Kiper Arema Catatkan Cleansheet

Dalam dua laga terakhir di Piala Presiden 2022, dua kiper Arema, Adilson Maringa dan Teguh Amiruddin sama-sama tak kebobolan. Jarot Supriadi menyebut hal itu menunjukkan kualitas kiper-kiper yang dimilikinya saat ini.

Baginya, siapa pun kiper yang dimainkan memang seharusnya bisa berkontribusi. Tentunya, pencapaian nirbobol ini juga bukan cuma hasil kerja kiper, melainkan seluruh pemain yang ikut bertahan.

“Semua punya nilai masing-masing. Yang pasti, semua kiper kita persiapkan, agar semua bisa bermain secara maksimal. Kalau seumpamanya Maringa tidak bsia bermian ada Amiruddin yang juga menunjukkan kemampuannya,” pungkasnya.

Sebagai pelatih kiper Arema, Jarot Supriadi memberikan porsi latihan yang sama buat Adilson Maringa yang sedang berduka. BACA: Tak peduli sedang berduka usai ditinggal sang kekasih yang meninggal, Adilson Maringa tetap berlatih serius.