Arema Datang ke Bali Bukan untuk Jadi Turis, Tapi…

Arema Datang ke Bali Bukan untuk Jadi Turis, Tapi...
Arema Datang ke Bali Bukan untuk Jadi Turis, Tapi... (C) DANI KRISTIAN

General Manager Ruddy Widodo menyatakan Arema datag ke Bali bukan untuk jadi turis. Ditegaskannya, skuat Singo Edan ingin membawa pulang poin dari lawatannya ke kandang Bali United di pekan ke-16 Liga 1 2019, Sabtu (24/8/2019) itu.

Saat ini, dari 14 laga yang dijalani, Arema mampu menempati peringkat ketiga di klasemen sementara. Arema mengoleksi 25 poin hasil dari delapan kali menang dan sekali seri. Sementara, Bali United yang ada di puncak, memiliki 34 poin dari dari 14 laga, hasil dari 11 kemenangan dan sekali imbang.

Artinya, antara Arema dan Bali United terpaut sembilan poin atau tiga kemenangan saja. Ruddy tertantang untuk menghambat laju poin Bali United dengan membawa pulang poin dari Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali.

“Saya tegaskan, Arema datang ke Bali bukan jadi turis, tapi kami ingin mencari poin, jangan sampai pulang dengan tangan hampa,” kata Ruddy.

Ingin Kumpulkan Poin Tandang

Sejauh ini, Ruddy menyadari bahwa Arema memang tak memiliki rekam jejak bagus di laga tandang. Namun demikian, mulai saat ini pihaknya mencanangkan untuk terus mengumpulkan poin tandang sebisa mungkin.

Dari sejumlah laga tandang, skuat Singo Edan hanya menuai empat poin. Tiga poin hasil dari mengalahkan Semen Padang 1-0, dan satu poin dari menahan imbang Persija Jakarta 1-1.

“Kalau ingin menjadi juara, atau setidaknya di posisi tiga besar, di laga tandang pun kami harus mendapatkan poin, berapa pun itu. Jangan sampai menjalani laga tandang sekadar menunaikan kewajiban,” imbuh manajer berkaca mata ini.

Berapa pun Harus Diupayakan

Berapa pun itu, Ruddy ingin para pemainnya bisa menuai poin di laga tandang. Itu harus diupayakan sebagai komitmen atas keinginan meraih prestasi tertinggi di Liga 1 2019.

“Termasuk kali ini, Arema datang ke Bali juga menginginkan poin, berapa pun itu. Entah itu satu, tiga atau bahkan setengah sekali pun, akan kami usahakan, asal pulang tidak dengan tangan hampa,” tegas pria asal Madiun tersebut.