Arema Dibilang Main Tanpa Karakter, Eduardo Almeida: Ini Karakter Kami

Arema dibilang main tanpa karakter yang jelas di tiap pertandingan di Liga 1 2021-2022. Sang pelatih, Eduardo Almeida berkilah sekaligus menegaskan bahwa itulah karakter Arema.

Sedikit melihat kilasan permainan Arema dari Pekan 1 sampai Pekan 26, Arema cenderung bermain bertahan ketika kehilangan bola. Almeida menyebut wajar sebuah tim bertahan ketika lawan menyerang.

Saat menguasai bola, para penggawa Singo Edan perlahan tapi pasti bergrak bersama di semua lini melakukan serangan dari kaki ke kaki. Permainan lambat ini seketika berubah cepat ketika ada celah untuk menembus pertahanan lawan.

“Orang-orang selalu bilang tentang hal-hal buruk tentang kami. Kadang hari ini kami dibilang bermain dengan karakter, besoknya bukan, lusa beda lagi. Saya selalu menampung komentar negatif itu. Soal karakter, ya begini ini karakter kami yang bisa dilihat di pertandingan,” kata Almeida.

Arema Dibilang Main Tanpa Karakter, Motivasi Eduardo Almeida Tidak Berubah

Dibilang timnya main tak punya karakter yang jelas tak mengurangi besarnya motivasi Eduardo Almeida dalam membawa Arema berprestasi musim ini. Motivasinya tak berubah, berkurang, bahkan berlipat ganda.

Saat ini Arema ada di puncak klasemen sementara dengan 55 poin dan memegang rekor tak terkalahkan dalam 23 laga beruntun. Tentu saja peluang pelatih asal Portugal itu mewujudkan targetnya mengangkat trofi juara Liga 1 2021-2022 masih sangat terbuka.

“Motivasi kami sama dan tidak berubah. Kami harus memainkan semua pertandingan dengan target kemenangan. Melawan siapa pun, tak ada yang berbeda,” pungkasnya.

Arema meraih kemenangan ke-15 musim ini setelah mengalahkan Madura United. BACA: Inilah momen-momen yang terjadi dalam laga Arema vs Madura United, termasuk gol mbois Carlos Fortes.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.