Arema Diimbangi PSIS, Milo: Sepak Bola Itu Kejam

Arema Diimbangi PSIS, Milo: Sepak Bola Itu Kejam
Arema Diimbangi PSIS, Milo: Sepak Bola Itu Kejam (C) DANI KRISTIAN

Milomir Seslija sedih Arema diimbangi PSIS Semarang di pekan ke-17 Liga 1 2019, Sabtu (31/8/2019) malam. Pelatih yang akrab disapa Milo itu menyebut kadang sepak bola itu kejam.

Menurutnya, sepanjang pertandingan Arema bermain dengan bagus di hadapan publik Stadion Kanjuruhan Malang. Namun, hasil pertandingan tak berpihak pada mereka lantaran skor akhir hanya 1-1.

Sejatinya, Arema mampu unggul lebih dulu di menit 17 lewat gol sundulan Hamka Hamzah. Sementara gol balasan PSIS dibuat Claudir Marini di menit 77 melalui tendangan bebas.

“Kadang, sepak bola itu kejam, kami bermain bagus selama 90 menit, tapi ternyata itu saja tidak cukup. Bahkan, lawan tak punya peluang, hanya sekali saja lewat tendangan bebas lalu mereka mencetak gol,” kata Milo dalam sesi jumpa pers usai laga.

Tetap Apresiasi Pemain Arema

Meski Arema diimbangi PSIS, Milo tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, penggawa Singo Edan sudah berusaha keras memenangkan pertandingan.

Usaha keras itu terlihat dari sejumlah peluang yang diciptakan para pemain Arema di depan gawang PSIS. Bahkan, ketika PSIS tampil bertahan dengan 10 pemain sekaligus, pemain Arema masih mampu membuat peluang.

“Sayang dari sejumlah peluang itu kami tidak bisa memanfaatkannya untuk menciptakan gol tambahan yang mengamankan kemenangan,” imbuhnya.

Pujian untuk Permainan PSIS

Selain mengapresiasi pemainnya sendiri, Milo juga melayangkan pujian untuk permainan PSIS Semarang. Menurutnya, pemain lawan tampil luar biasa, sehingga Arema bisa ditahan imbang.

“Pemain PSIS tampil seolah ini pertandingan terakhir dalam hidup mereka, perlawanan sengit ini yang menyulitkan kami,” tegasnya.