Arema Dikalahkan PSM Makassar yang Copas Taktik yang Biasa Dipakai Eduardo Almeida

Arema dikalahkan PSM Makassar 0-1 di babak penyisihan Grup D Piala Presiden 2022, Sabtu (11/6/2022) malam. Menariknya, skuad Singo Edan kalah gara-gara taktik yang biasa dipakai sang pelatih, Eduardo Almeida.

Musim lalu, Arema kerap menampilkan permainan bertahan rapat dengan mengandalkan serangan balik. Beberapa kali taktik itu berhasil, bahkan Arema mencatatkan rekor 23 laga beruntun tak terkalahkan di Liga 1 2021-2022.

Namun, kali ini skuad Singo Edan merasa kesulitan menghadapi taktik yang sama yang diterapkan PSM Makassar. Tepatnya ketika lawan sudah unggul cepat 1-0 di detik 33 lewat gol Wiljan Pluim.

“Saya pikir kami melawan tim yang bagus, dengan organisasi pertahanan yang bagus. Mereka bermain bertahan dalam situasi sudah unggul. Ini membuat kami kesulitan. Kami masih punya peluang, lewat tambakan jarak jauh, umpan silang, tapi sayang tidak ada yang gol,” kata Almeida dalam sesi jumpa pers usai laga.

Pembeda Saat Arema Dikalahkan PSM Makassar

Eduardo Almeida menyebut secara umum Arema sudah tampil bagus. Namun ada faktor pembeda yang membuat mereka akhirnya kalah dari PSM Makassar di laga ini.

Saat tertinggal 0-1, semua upaya sudah dilakukan Arema untuk mencetak gol balasan. Tantangan Arema untuk segera menyamakan kedudukan dan berbalik unggul juga terkendala pemain PSM yang mengulur-ulur waktu.

“Secara umum kami sudah melakukan segalanya untuk menang, karena imbang tidak cukup bagi kami. Ini sepak bola, mereka bisa mencetak gol, dan kami tidak, di situ perbedaannya. Selamat untuk lawan dan selamat juga untuk tim kami yang sudah mencoba segalanya untuk menang,” tegasnya.

PSM Makassar mencetak satu gol ke gawang Arema di laga ke-32 ini. BACA: Inilah rekam jejak Arema dan PSM Makassar di segala ajang sebelumnya.