Arema Disebut Pasif di Bursa Transfer Pemain, Eduardo Almeida Berkilah

Arema Disebut Pasif di Bursa Transfer Pemain, Eduardo Almeida Berkilah
Eduardo Almeida (C) WEAREMANIA

Arema disebut pasif di bursa transfer pemain jelang Liga 1 2021 bergulir Juli mendatang. Pelatih Arema, Eduardo Almeida berkilah saat ini mereka masih dalam proses mengamati kebutuhan tim ini akan pemain tambahan.

Di tengah gelombang pemain asing yang mulai berdatangan ke klub-klub pesaing, Arema justru adem-ayem. Sama sekali tak ada kabar lanjutan mengenai pemain asing incaran.

Bahkan, justru kabar buruk yang berhembus mengenai kegagalan Arema mendatangkan dua pemain asing. Setelah Arthur Cunha lebih memilih menuju ke klub Liga Malaysia, kiper buruan Jacsson Antonio pun disebut-sebut batal.

“Jika dilihat dari luar, mungkan kami tampak pasif, tapi percayalah saat ini kami sedang berkerja sesuai dengan apa yang dibutuhkan tim ini. Prosesnya sudah dimulai. Tapi, saya tidak mau bicara tentang apa pun yang sedang kami rencanakan. Yang jelas proses itu sedang berjalan,” kata Almeida.

Arema Disebut Pasif di Bursa Transfer Pemain, Begini Kesulitan Mendatangkan Pemain Asing

Eduardo Almeida menambahkan, tak muda mendatangkan pemain, termasuk pemain asing di masa pandemi covid-19 seperti sekarang ini. Namun, pelatih asal Portugal itu tak mau menjadikannya sebagai alasan.

Setiap pemain asing yang datang ke Indonesia memang diwajibkan menjalani beragam prosedur protokol kesehatan, seperti karantina misalnya. Meski demikian, dipastikan Arema tetap akan mendatangkan pemain asing sesegera mungkin sesuai kebutuhan tim.

“Setelah mengamati kekuatan tim ini, tentu langkah selanjutnya melihat kebutuhan tim, termasuk pemain asing. Tapi, mendatangkan pemain asing di tengah pandemi seperti ini tidak mudah, harus melewati banyak proses, termasuk karantina. Yang pasti, proses (mendatangkan pemain asing) itu masih terus berjalan,” imbuhnya.

Proses Negosiasi Tak Berjalan Lancar

Eduardo Almeida juga berkilah belum datangnya pemain asing Arema saat ini tak lepas dari proses negosiasi yang berjalan kurang lancar. Meski begitu, pelatih berusia 43 tahun itu menyiapkan banyak rencana cadangan.

“Dalam proses negosiasi itu tidak selalu berjalan mulus, bisa jadi ada pemain yang sepakat, bisa juga tidak sepakat. Jadinya kami harus mencari pemain pengganti, harus menyiapkan pula pemain lebih banyak dari jumlah yang kami butuhkan,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.