Arema Ingin Punya Kafe Sekaligus Museum Sejarah Arema

Arema Ingin Punya Kafe Sekaligus Museum Sejarah Arema

Gilang Pramana ingin Arema punya kafe sebagai salah satu pengembangan lini bisnis klub. Nantinya, Presiden Klub itu mau kafenya juga sekaligus sebagai museum sejarah Arema.

Setelah ditunjuk menjadi Presiden Klub, Gilang mengaku sudah sering duduk bersama dengan Iwan Budianto sebagai salah satu personel konsorsium pengelola Arema. Banyak hal yang sudah dibicarakan, salah satunya mengembangkan lini bisnis klub kebanggaan Aremania ini.

Keduanya sepakat bahwa Arema itu bukan cuma sekadar klub sepak bola saja. Jadi, sayang sekali kalau Arema yang terkenal dengan fans militannya ini tidak dikembangkan lini bisnisnya.

“Kita tahu, Arema ini punya Aremania, yang bukan cuma terkneal di Malang tapi juga di seluruh dunia. Ada baiknya kami punya lini bisnis. Sudah saya bicarakan dengan Pak IB, ini lagi digodok. Banyak yang sudah kami bicarakan, pertama kami ingin bikin kafe,” kata Gilang.

Museum Sejarah Arema Dibangun di Dalam Kafe

Gilang Pramana menambahkan salah satu mimpinya adalah Arema punya museum yang menyimmpan bukti-bukti sejarah perjalanan klub, layaknya klub-klub di Eropa. Konsep museum itu yang akan digabungkan dengan kafe untuk Aremania.

Saat ini, bukti-bukti sejarah Arema seperti piala dan trofi juara, foto-foto kenangan, semua tersimpan di Kandang Singa, sebutan untuk kantor klub. Sebagian juga bisa dilihat di Arema Official Store.

“Kami ingin bukin kafe yang sekaligus menjadi museum Arema. Kami akan tempatkan piala-piala yang pernah dimenangkan Arema di sana. Sejarah Arema akan ada di sana. Kafe itu juga sekaligus sebagai tempat nobar (nonton bareng) bagi Aremania,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.