Arema Jadikan Laga Awal Liga 1 2021-2022 Sebagai Ajang Uji Coba

Piala Walikota Solo Ditunda Lagi, Ini Kerugian Arema
Latihan Arema (C) LUXY WEAREMANIA

Arema jadikan laga awal Liga 1 2021-2022 sebagai ajang uji coba timnya. Situasi itu bisa saja terjadi jika sebelum berkompetisi pada 27 Agustus mendatang skuad Singo Edan gagal menggelar laga uji coba satu pun.

Terbaru, Barito Putera tertarik mengajak Arema beruji coba lantaran kabarnya mereka sama-sama berada di Yogyakarta untuk menjalankan pemusatan latihan (TC). Namun, dipastikan laga uji coba tersebut baru bisa digelar jika kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/PPKM Level 4 dilonggarkan.

Pelatih Arema, Eduardo Almeida berkata, ada banyak hal yang menjadi pertimbangan sebelum menggelar laga uji coba. Salah satunya tentu masih berlakunya aturan PPKM Level 4 di Pulau Jawa dan Bali.

“Tidak seperti kompetisi sebelumnya, kami masih bisa menggelar laga uji coba, di mna kami masih bisa memperbaiki kesalahan di laga tersebut. Kalau sekarang kan berbeda, kami harus melakukan evaluasi seperti di laga uji coba itu di pertandingan demi pertandingan awal kompetisi, karena tidak bisa beruji coba,” kata Almeida.

Tak Ada Klub Tampil Konsisten di Laga Awal Liga 1 2021-2022

Eduardo Almeida sebelumnya memprediksi jika tak ada klub yang tampil konsisten di lima-enam laga pertama Liga 1 2021-2022. Menurut pelatih asal Portugal itu, penyebabnya tak lain adalah keharusan klub mencoba-coba di pertandingan tersebut.

Karena tak bisa menggelar laga uji coba, maka pelatih mencoba kommposisi pemain, taktik dan strategi, atau formasi permainan di pertandingan resmi kompetisi. Makanya, menurut Almeida, jangan heran jika ada sejumlah hasil pertandingan yang skornya mengejutkan atau di luar perkiraan.

“Makanya saya bilang, pertandingan di kompetisi adalah tes sesungguhnya bagi kami. Jangan heran jika di awal-awal kita semua belum bisa melihat bentuk permainan sesungguhnya dari klub-klub yang bertanding, termasuk Arema.

Harus Bisa Beradaptasi dengan Cepat

Eduardo Almeida menekankan pada anak asuhnya untuk bisa beradaptasi dengan cepat dengan situasi seperti yang diungkapkannya. Para pemain Arema dituntut pula untuk meminimalisir kesalahan di laga awal kompetisi nanti.

“Ini situasi yang berbeda dari kompetisi-kompetisi sebelumnya. Tapi, kita harus segera beradaptasi dengan situasi ini. Anak-anak harus bisa mengurangi kesalahan di dalam laga-laga awal kompetisi,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.