Arema Menanti Kedatangan Seiya da Costa ke Malang

Arema menanti kedatangan Seiya da Costa Lay ke Malang untuk gabung tim lagi. Semua Aremania pasti penasaran dengan kabar gelandang muda Arema yang tengah menjalani perawatan pasca operasi lutut di Jepang tersebut.

Mentas dari Akademi Arema, Seiya yang merupakan pemain lokal berdarah Jepang dikontrak jangka panjang selama tiga tahun jelang Liga 1 2021-2202. Namun, saat kompetisi baru berjalan, cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) menyerangnya.

Sepanjang musim Seiya terpaksa pulang ke Jepang untuk naik ke meja operasi. Dokter Tim Arema, dokter Nanang Tri Wahyudi menyebut, saat ini Seiya masih belum kembali ke Indoesia demi menuntaskan pemulihan cederanya.

“Seiya tinggal kita tunggu kedatangannya saja di Malang. Progresnya bagus. Saya tidak ada komunikasi dengan dokter yang merawat dia di Jepang, saya cuma komunikasi dengan Seiya, Dia memberikan laporan berkala. Kalau ada progres, dia kirim video dan kabar,” kata dokter Nanang kepada WEAREMANIA.

Arema Menanti Kedatangan Seiya da Costa untuk Program Maintenance Intens

Dokter Nanang Tri Wahyudi menyebut Seiya da Costa saat ini sedang menjalani program maintenance di Jepang untuk pemulihan cedera. Namun, jika tiba di Malang, pihaknya bisa memberikan program pemulihan yang lebih intens.

Namun, dokter lulusan Universitas Indonesia, Jakarta ini berharap Seiya tidak terburu-buru menyelesaikan program pemulihannya di Jepang. Harapannya, program itu dituntaskannya demi pemulihan yang sempurna.

“Nanti, tiba di sini tinggal manintenance saja, karena di sana kan sudah sampai tuntas. Di sini tinggal conditioning saja, dan adaptasi dengan tim lagi. Di sana yang belum ada kan latihan bersama tim, cuma latihan sendiri,” imbuhnya.

Jika Lekas Pulih, Seiya da Costa Bisa Tampil di Liga 1 2022-2023

Dokter Nanang Tri Wahyudi juga berbicara soal peluang Seiya da Costa mencicipi atmosfer Liga 1 2022-2023 bersama Arema. Setelah kehilangan kesempatan tampil selama satu tahun, kali ini pemain berusia 20 tahun itu diharapkan bisa menjalani debut.

“Adaptasi di tim mungkin butuh sekitar empat sampai enam mingguan. InsyaAllah bisa lah main lagi kalau kompetisi sudah dimulai, semoga saja pemulihannya berjalan lancar,” tegasnya.

Berbeda dengan Seiya da Costa, Kushedya Hari Yudo yang memilih pemulihan non-medis harus mengalami apes. BACA: Sempat divonis ACL, Yudo kembali berlatih secara normal dalam waktu dua bulan tanpa operasi, tapi kini cederanya itu kambuh lagi dalam sesi latihan.