Arema Mengantisipasi Ketidakpastian Liga 1 2021 dengan Klausul Khusus

Arema Mengantisipasi Ketidakpastian Liga 1 2021 dengan Klausul Khusus
Dendi Santoso (C) DANI KRISTIAN

Manajemen Arema mengantisipasi ketidakpastian Liga 1 2021 agar tak berpengaruh terhadap persiapan tim. Salah satunya, mereka telah menyiapkan klausul khusus dalam kontrak tim pelatih dan seluruh pemain.

Sebelumnya, General Manager Arema, Ruddy Widodo mengakui sempat ragu melangkah, terutama dalam penunjukan sosok pelatih kepala lantaran izin Liga 1 2021 belum keluar. Namun, kini pihaknya sudah resmi menunjuk Eduardo Almeida sebagai pelatih kepala untuk Liga 1 2021.

Manajer berkaca mata itu tetap optimistis izin kompetisi bakal segera keluar setelah 3 Juli dipilih sebagai kick off Liga 1 2021. Karenanya, usai Lebaran, tim pelatih yang dipimpin Eduardo bakal segera menyiapkan tim.

“Izin kompetisi memang belum keluar, tapi kami sudah mengantisipasi dalam kontrak, ada klausul khusus. Daripada menanti izin kompetisi dalam ketidakpastian, lebih baik kami memperkuat kontrak dengan tim pelatih dan pemain,” kata Ruddy.

Inilah Klausul Kontrak Arema Mengantisipasi Ketidakpastian Liga 1 2021

Ada banyak klausul khusus yang ada dalam kontrak pelatih dan pemain Arema di Liga 1 2021. Ruddy Widodo menyebut, salah satunya berbunyi ‘jika kompetisi tidak jadi digelar, dengan alasan apa pun, maka ada pembatalan kontrak, dan yang bersangkutan akan mendapatkan kompensasi.

Nilai kompensasi atas pemutusan kontrak itu pun sudah diatur sedemikian rupa. Nominalnya ditentukan sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR) Kota Malang dikalikan dengan periode kontrak yang tersisa.

“Khusus untuk pelatih dan pemain asing, kompensasi mereka sesuai dengan UMR kota daerah asal negaranya masing-masing. Saya pikir ini sebuah solusi yang adil,” tandas manajer asal Madiun ini.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.