Arema Menjadi Klub Musafir di Liga 1 2022-2023, Wiebie Andriyas Tak Khawatirkan Mental Pemain

Arema menjadi klub musafir di Liga 1 2022-2023 putaran kedua nanti. Manager Tim Arema, Wiebie Andriyas mengaku tak mengkhawatirkan mental pemainnya.

Rencananya, Arema bakal memakai Stadion Sultan Agung, Bantul sebagai homebase sementara hingga akhir musim. Pasalnya, Arema dikenai sanksi laga usiran tanpa penonton sejauh 250 km dari Malang pasca Kanjuruhan Disaster 2.

Wiebie menegaskan, mental pemain Arema sudah teruju di enam laga terakhir putaran pertama lalu. Dari enam laga yang digelar dengan sistem bubble to bubble di Jawa Tengah dan Yogyakarta itu, Arema mampu memenangkan empat laga, dan sisanya kalah.

“Mental pemain saya pikir sudah bagus. Mungkin di dua pertandingan yang kemarin kita kalah itu saja yang terlihat kurang. Mungkin karena kita kena penalti itu yang membuat mental pemain jatuh,” kata Wiebie.

Arema Menjadi Klub Musafir, Wiebie Andriyas Mohon Doa Aremania dan Masyarakat Malang Raya

Wiebie Andriyas blak-blakan mengenai pentingnya dukungan Aremania dan masyarakat Malang Raya kepada Arema di Liga 1 2022-2023 putaran kedua. Meski tak bisa hadir langsung ke stadion karena sanksi, tapi mereka tetap bisa memberikan dukungan lewat doa.

Sanksi membuat Skuad Singo Edan dipastikan tak akan bermain sendirian tanpa pendukungnya di tribune stadion. Namun, Wiebie menegaskan, dengan kekuatan doa, pemainnya akan berjuang maksimal.

“Mohon doanya, saya berjuang bersama anak-anak, demi prestasi yang nantinya kami persembahkan untuk Aremania dan masyarakat Malang Raya,” tegasnya.