Arema Penasaran dengan Manajerial Barcelona Usai Messi Bertahan

Arema Penasaran dengan Manajerial Barcelona Usai Messi Bertahan
Ruddy Widodo (C) DANI KRISTIAN

General Manager Arema, Ruddy Widodo mengaku penasaran dengan manajerial Barcelona di musim baru. Terlebih setelah tim La Liga Spanyol itu berhasil membuat Lionel Messi bertahan.

Klub luar negeri yang diidolakan manajer asal Madiun itu memang Juventus dari Italia. Namun, polemik yang sempat terjadi dalam saga transfer Messi membuatnya penasaran mengamati kinerja para petinggi Barcelona.

Ruddy menilai performa Barcelona sepanjang musim 2019-2020 kemarin menurun, terbukti sama sekali tak meraih trofi juara di berbagai ajang. Pria berusia 48 tahun itu ingin melihat bagaimana upaya manajemen Barcelona membangkitkan tim yang sedang terpuruk.

“Kan bisa dijadikan teladan jika Barcelona musim ini mampu membangkitkan tim yang sedang terpuruk. Saya memang suka Juventus, tapi tidak malu belajar manajerial klub lain,” kata Ruddy kepada WEAREMANIA.

Penasaran dengan Manajerial Barcelona Ketimbang Real Madrid

Ruddy Widodo lebih memilih belajar manajerial Barcelona ketimbang musuh bebuyutannya di La Liga, Real Madrid. Untuk yang satu ini, pria berkaca mata itu punya alasan kuat.

Salah satunya karena Ruddy menilai Barca lebih lihai dalam mencetak pemain-pemain hebat dari akademinya sendiri, seperti Messi salah satunya. Sementara Madrid menurutnya cenderung hedon, menghambur-hamburkan uang demi mendatangkan bintang.

“Ini yang sejalan dengan keinginan Arema saat ini, kami juga ingin meniru Barcelona dengan Akademi La Masia-nya yang bisa mencetak bintang,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.