Berita Arema

Arema Prihatin Atas Penundaan Liga 1 2020

Titan Agung Bagus Fawwazi (C) DANI KRISTIAN

Manajemen Arema prihatin atas penundaan Liga 1 2020 yang dilakukan PSSI. Penundaan itu terjadi dua hari jelang dimulainya kembali kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia tersebut, Selasa (29/9/2020).

Penundaan itu terjadi setelah ada masalah perizinan dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Alasannya, dilanjutkannya kompetisi dikhawatirkan bakal menciptakan klaster baru di dunia sepak bola, utamanya di kalangan suporter.

Padahal, rencananya kompetisi bakal digelar kembali tanpa adanya penonton di semua laga. Bahkan, 18 klub sudah berkomitmen siap menerima sanksi kalah WO jika ternyata ada suporternya yang datang ke stadion.

“Penundaan ini membuat kami prihatin, karena upaya mengkampanyekan protokol kesehatan sekaligus hidup sehat,termasuk memggerakkan potensi ekonomi lewat sepak bola kembali terhambat,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Alasan Arema Prihatin Atas Penundaan Liga 1 2020

Sudarmaji menambahkan, banyak pihak yang bergantung dari bergulirnya sepakbola di Negeri ini. Hal tersebut merupakan salah satu alasan Arema prihatin mengapa Liga 1 2020 kembali ditunda.

Meurutnya, tidak hanya bagi pengelola, tapi juga keluarga pemain, pelatih, ofisial, maupun para karyawan yang bekerja di klub. Karenanya, kompromi dengan kepatuhan dan kedisiplinan tentu menjadi jalan tenganh yang semestinya bisa dijalankan menjadi jalan tengah agar tetap hidup berdampingan dengan covid-19.

“Karenanya, klub menyambut baik arahan Satgas Covid-19 Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) yang memberikan izin gelaran Liga 1 dengan kepatuhan dan disiplin protokol kesehatan. Di tengah kesiapan menggelar pertandingan, kendala muncul karena pihak kepolisian tidak memberikan izin penyelenggaraan,” imbuhnya.

Harapan Arema Atas Kelanjutan Kompetisi

Sudarmaji menegaskan, pihak Arema sangat berharap ada pola komunikasi yang dibangun. Harapannya ada ruang saran dan masukan kepada kepolisian dan para stakeholder sepak bola Indonesia terkait jalan tengah dam solusi agar kepentingan banyak pihak bisa berjalan.

“Agar sepak bola kembali bisa tergelar dengan bersama-sama punya komitmen yang tinggi bagi semua pihak dalam menjaga penularan Covid-19 agar tidak makin meluas,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Exit mobile version